Tragis, Murniati Mahsiswi Cantik Calon Arsitek yang Tewas Dibunuh Dirumahnya

SuaraNetizen.com – Murniati, perempuan muda yang dibunuh dirumahnya di Jalan Makmur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, adalah mahasiswi semester empat jurusan arsitektur Universitan Hamka. Selain kuliah, ia juga bekerja di salah satu perusahaan di kawasan industri Pulogadung sebagai konsultan.

Purwanto, ayah tiri, mengatakan gadis 22 tahun itu anak kedua dari empat bersaudara. Ayahnya telah meninggal beberapa waktu lalu.

Sejak itu, Murni mendapat pengawasan dari dirinya sebagai ayah tiri yang menikahi ibunya, Popong (42). “Selama ini dia (korban) memang tinggal di rumah itu sendiri. Ibunya, istri saya, tinggalnya sama saya yang berbeda rumah,” katanya, Selasa (10/1/2017).

Menurutnya, Murni anak yang mandiri. Bahkan gadis itu kuliah di Universitas Hamka, duduk di semester empat jurusan arsitektur.

“Anaknya super sibuk, pagi kerja di kawasan Industri Pulogadung, sorenya kuliah di Uhamka. Makanya pulang ke rumah di atas jam 9 malam terus,” ungkap Purwanto.

Di Pulogadung, sambungnya, gadis berkerudung itu bekerja sebagai konsultan di sebuah perusahaan di kawasan industri Pulogadung. “Nah gajinya itu digunakan untuk membayar kuliahnya dan kehidupan sehari-harinya,” tutur pria yang rumahnya berjarak 100 meter dengan rumah korban.

Purwanto tak menyangka Murni mengalami nasib tragis. Sehari-hari, ia melihat anak tirinya itu sebagai sosok yang baik dan pekerja keras.

“Teman-teman kuliahnya juga beberapa kali datang ke rumah ini, semuanya biasa-biasa saja. Ini juga begitu tahu korban tewas, temannya banyak yang datang,” ungkapnya.

Murni tewas dengan luka di mulut dan hidung serta luka pukulan benda tumpul di kepala belakang. Ibunya sempat mendengar kegaduhan pada dini hari lalu memberi tahu warga setempat.
Kematiannya diketahui setelah pintu yang terkunci dari dalam itu dibuka dengan kunci cadangan. (Poskotanews)

loading...