Yusril tak setuju Ahok dipenjara, alasannya bikin kamu...

Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra meminta agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak dipenjara terkait kasus dugaan penistaan agama. Tujuannya agar cagub petahana itu masih bisa ikut Pilkada DKI.

“Saya gak setuju, nanti (kalau dipenjara), pilkada jadi gak objektif,” kata Yusril di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Yusril berharap, Ahok bisa leluasa mengikuti perhelatan Pilkada sampai selesai tanpa diganggu dengan segala ancaman dan sanksi hukum.

“Harus dibedakan antara Pilkada dan proses hukum penistaan agama. Jangan sampai dua kasus itu saling mengganggu satu sama lain,” tutur mantan rival Ahok ini.

Namun Yusril juga menegaskan agar kasus ini tetap diselesaikan sampai tuntas agar tak menimbulkan kekecewaan di masyarakat.

“Hukum harus ditegakkan secara adil. Jika ada masyarakat yang keberatan (terkait ucapan Ahok), polisi harus memfasilitasi ini,” tutupnya. (Kriminalitas)

loading...