Video Unggahannya Jadi Bola Liar, Buni Yani: Saya Menjadi Sedih



Jakarta - Buni Yani menyesalkan bahwa video pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang dia unggah ke akun Facebook telah menjadi alat politik.
Video tersebut memicu kemarahan umat Muslim dan berujung laporan ke polisi bahwa Basuki telah melakukan penistaan agama, karena dia dinilai mengatakan kalau surat Al-Maidah ayat 51 di Alquran bohong.
Belakangan, Buni mengaku melakukan kesalahan dalam membuat transkrip kalimat Basuki.
Dalam perbincangan dengan Beritasatu News Channel akhir pekan lalu, Buni menegaskan bahwa dia tidak punya motivasi politik ketika mengunggah cuplikan video yang telah dipotong itu.
"Sama sekali enggak ada," ujarnya.
Namun Buni memaklumi kalau video yang dia unggah itu bergulir menjadi bola liar yang memanaskan musim kampanye pemilihan gubernur DKI.
"Maklum ini kan tahun politik, lalu dipelintir ke sana, lalu dibawa ke mari. Itu saya menjadi sedih," kata Buni.
loading...