Suku Jawa Itu Keturunan Yafits Putera Nabi Nuh Yang Tawadlu

SuaraNetizen.com - Gus Lutvillah Aufal Marom, cucu KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) yang pada tahun ini mendampingi kakeknya menjalankan Ibadah Haji, berkisah tentang dawuh Mbah Moen mengenai nenek moyang masyarakat Jawa. Gus muda ahli Bahtsul Masail jebolan Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri tersebut menulis dalam akun facebooknya dengan bahasa Sarang yang medhok, disadur original sesuai aslinya.

"Kmren sblum ke masjid harom mbah dawuh tentang tanah jawa & keturunan nabi Nuh.

"Aku nyongko nek yafits iku jowo. Mergo jowo iku tawaddlu', yafits yo tawaddlu'. Eropa sdurunge ono ishaq iku wes ono wonge. Ndue anak jenenge ya'qub(يعقوب)tegese israil, lan 'ish (عيص) sg saiki dadi romawi. Sebab erop awit biyen iku keturunan ishaq. La Nuh ndue anak jenenge Sam, Ham & yafits(سام، حام، يافث). Nek kan'an iku kafir. La nek mnurutku jowo iki teko yafits mergo jowo iku rendah diri podo karo yafits". 

Dawuh blm selesai sdh d suruh makan dlu sma mbah. Jd blum tau sirri dr pd cerita trsbut.hehe"

Artinya:
(Kemarin sebelum ke Masjidil Haram, kakek bercerita tentang tanah Jawa dan keturunan Nabi Nuh 'alaihis salaam. 
"Aku menduga bahwa Sayyid Yafits itu orang Jawa. Karena orang Jawa itu sangat tawadluk, Sayyid Yafits juga seorang yang tawadluk. Eropa sebelum era Nabi Ishaq itu sudah ada orangnya. Nabi Ishaq memiliki putera bernama Nabi Ya'qub, yakni leluhur Bani Israil, dan 'Ish, yang menurunkan orang Romawi. Eropa sejak dahulu dihuni oleh keturunan Nabi Ishaq. Lalu, Nabi Nuh itu memiliki putera bernama Syam, Ham, dan Yafits. Ada satu lagi bernama Kan'an, tapi dia kafir. Menurutku Jawa ini keturunan Yafits, karena orang Jawa ini rendah hati seperti Yafits. "

Cerita belum selesai, akunya sudah disuruh makan sama kakek. Jadi belum begitu faham rahasia dari cerita tersebut. Hehe...)

(Muslimoderat.net)

loading...