Sindiran Balik Anies Ke Ahok Yang Berkata Calon Lain Cuma Janji-janji Saja


Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rupanya cukup kesal mendengar sinyalemen bahwa sebagai calon non-pertahana bisanya hanya memberikan janji-janji yang belum terbukti. Anies pun balas menyindir calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Ya kalau saya sudah jadi gubernur, saya sudah bisa bilang kenyataan. Lah sekarang kan saya masih baru calon. Tentu dengan janji,” kata Anies di Kelurahan Tanjung Duren Selatan I, Jakarta Barat, Kamis (24/11).

Dia lalu mengatakan bahwa Ahok telah menjanjikan untuk menuntaskan seluruh programnya 100 persen, tetapi pada kenyataannya hanya mampu menuntaskan sekitar 34 persen di tahun ini. Sedangkan di tahun lalu, seluruh programnya baru berjalan 64 persen, kata Anies.

“Tapi anda bisa bandingkan, Ahok janjinya mengerjakan 100 persen, tapi tahun ini yang baru jalan 34 persen programnya. Tahun lalu baru berjalan 64 persen. Itu bagaimana menjelaskannya,” ujar suami dari Feri Farhati Ganis ini.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menggambarkan ibarat seorang chief executive officer (CEO) sebuah perusahaan, kalau dia hanya sanggup menyelesaikan 60 persen dari target, maka akan menimbulkan pertanyaan pada rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Kalau anda perusahaan, kalau CEO dikasih tugas 100 persen, baru jalan 60 persen, kira-kira di rapat umum pemegang saham, kira-kira CEO-nya diapain tuh?” ujarnya.

Menurutnya seorang pemimpin tidak perlu membandingkan-bandingkan kerjanya dengan orang lain. Seorang pemimpin harus dapat menjaga perkataannya.

“Jadi menurut saya. Di sinilah kebijaksanaan. Maka dari itu, jadi pemimpin, jaga kata-kata. Kata-kata itu penting, hormati kata-kata. Kata-kata itu bisa memantik pertikaian, kata-kata bisa memantik perselisihan. Tapi kata-kata juga bisa menjaga persatuan. Kata-kata bisa membuat suasana tenang, juga keruh. Jadilah pemimpin justru kata-katanya buat kedamaian, jangan bikin keruh,” ungkapnya. (Red)
loading...