Praktisi Hukum: Sulit Menjadikan Ahok Tersangka, Ini Alasannya

Jakarta – Praktisi Hukum Pidana Tengku Nasrullah mengakui bahwa cukup sulit untuk menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ‎sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Sebab, kasus yang sensitif itu selama ini hanya berdasar opini dan argumen.

“‎Penistaan agama baru dibilang nista kalau ada efek kekerasan di masyarakat. Ini efeknya (Ahok) belum terlalu jelas,” kata Nasrullah saat acara diskusi di Rumah Manah Rakyat, Jalan Teuku Cut Nyak Din, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2016).

Nasrullah menjelaskan, di KUHP tidak ada bab yang secara spesifik mengatur soal penistaan agama. Yang ada hanyalah mengatur soal ketertiban umum.

Pria yang juga seorang lawyer ini mengingatkan agar penyidik tidak menerjemahkan arti Surat Al Maidah Ayat 51 untuk kepentingan penyelidikan melainkan efek dari ucapan Ahok itu.

‎”Itu bahaya. Nanti timbul dua kelompok dua ahli agama yang pro dan tidak terhadap Al Maidah Ayat 51,” pungkasnya. (Kriminalitas)

loading...