Pesan Terakhir Sutan Bhatoegana Sebelum Meninggal, Minta Follow


Sutan Bhatoegana, Mantan Anggota DPR, hari ini tutup usia setelah berjuang melewati penyakit kanker yang dideritanya. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, ada beberapa pesan yang Sutan sampaikan pada pengacaranya.

Pesan tersebut ia sampaikan tiga hari sebelum Sutan meninggal di RS BMC, Bogor, tempat Sutan dirawat.

Isi pesan yang disampaikan Sutan adalah dua orang saksi di persidangan suap untuk anggota Komisi VII DPR memberikan kesaksian palsu yang memberatkan hukuman Sutan.

“Tak banyak yang disampaikan. Tapi memang yang beliau khusus sampaikan kala itu,” ujar Fedly dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu ((19/11/2016).
Sutan meminta pengacaranya untuk mem-follow up laporan dari dua orang saksi tersebut.

“Ada dua orang yang dilaporkan. Karena kesaksian palsu,” ujar Feldy.

“Kami diminta untuk follow up. Itu pesan yang beliau sampaikan,” kata Feldy.

Sutan Bathoegana dikenal sebagai pribadi yang nyentrik. Saat wawancara, kerap kali ia menyebutkan ‘ngeri-ngeri sedap’ hingga ‘masuk tuh barang’. Namun di sisi lain, Sutan adalah sosok yang religious.

Hal ini dibuktikan dengan Tahajud Call yang biasa ia broadcast ke rekan-rekan Sutan. Apabila Sutan lalai mengirimkan Tahajud Call, maka ia menggantikannya dengan mengirim message Renungan Subuh.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Sutan sempat dalam kondisi tak ada respon sama sekali, sampai dokter memberikan konfirmasi bahwa Sutan sudah pergi untuk selamanya pada pukul 08.00 WIB.

“Saya dikabari pihak keluarga dari pagi tadi. Sejak pukul 06.00 WIB, beliau sudah tak merespons total,” ujar pengacara Sutan, Feldy Taha ketika dikonfirmasi, Sabtu (19/11/2016), dikutip oleh detik.com.
loading...