Pemuda Ngaku FPI datangi Ahok saat Blusukan dan berkata sesuatu, Warga langsung mengusir

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama sempat mendapatkan pertanyaan mengenai dugaan penistaan agama saat mengunjungi Jalan Langgar II, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Kejadian yang sangat cepat tersebut tidak mengganggu acara menyapa warga.

Cerita bermula saat Basuki atau akrab disapa Ahokini mendatangi warga. Beberapa ada yang meminta foto, tetapi juga tidak sedikit yang menyampaikan masalah dan keluhannya kepada mantan Bupati Belitung Timur itu.

Namun saat tengah asyik meladeni warga, ada seorang anak muda yang menggunakan sepeda motor menghampirinya. Saat berada di samping Ahok, dia langsung menjabat tangannya dan bertanya soal dugaan penistaan agama yang dilakukannya.

"Pak (Ahok) bagaimana soal penista agama?" tanya pemuda yang menggunakan jaket berwarna abu-abu itu kepada Ahok, Kamis (3/11).

"Saya enggak melakukan penistaan kok. Orangtua angkat saya juga orang muslim," jawab mantan politisi Gerindra itu.

Tidak puas dengan jawaban tersebut, pemuda yang tidak dikenal warga ini sempat adu mulut dengan petugas. Walaupun akhirnya dia pergi, tapi sempat memprovokasi warga agar tidak mengikuti Ahok.

"Bapak ibu jangan ikutin (Ahok), ini penista agama," kata pemuda itu. "Ini kampung kita pak," terangnya.

Selanjutnya, petugas kepolisian langsung mengamankan pemuda tersebut. Sebab mendengar perkataan pemuda tersebut, sontak saja beberapa warga langsung mengejar pemuda yang naik motor itu.

"Woi, lu jangan hina-hina Ahok di sini. Jaga mulut lu ya," kata seorang bapak tua.

"Saya enggak takut Pak. Saya ini FPI. Saya FPI," kata pemuda itu.

Setelah berhasil ditahan, beberapa warga yang ingin mengeroyok pemuda tersebut langsung ditahan polisi yang sudah berjaga-jaga di lokasi tersebut. Setelah diberikan peringatan selama 5 menit agar tak mengulangi perbuatannya, pemuda itu langsung diminta segera meninggalkan tempat tersebut.

Seorang warga mengatakan pemuda itu buka warga Gang Anyar. Karena semua warga Gang Anyar menerima kedatangan Ahok, tak peduli dengan isu SARA yang sedang menimpa mantan Bupati Belitung Timur ini.

"Ngaku-ngaku FPI. Jangan jelek-jelekin Ahok dong. Dia bukan anak sini, mungkin anak atas. Mulutnya itu loh... Tapi jangan jelek-jelekin orang," kata Sri.

Sedangkan, Ahok kembali melanjutkan menyapa warga, sesekali dia menanyakan kesehatan warga serta mengingatkan kepada orang tua untuk sering memeriksakan kesehatan anak. (Merdeka.com)

loading...