Panglima TNI: Saya Bersumpah Setia Pada Presiden, Rumor Pemecatan adalah Bohong

Habib Umar dan Panglima TNI 

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengemukakan dirinya hanya taat dan patuh kepada Presiden Joko Widodo. Pasalnya presiden adalah atasannya dan merupakan pemimpin tertinggi TNI.

"Saya sebagai panglima TNI, atasan saya adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Panglima Tertinggi TNI. Saya harus taat dan loyal kepada presiden," kata Gatot di Jakarta, Rabu (9/11).

Ia menjelaskan sebagai umat muslim, dia pernah bersumpah saat dilantik menjadi Perwira TNI. Sumpah diucapkan di atas kitab suci Alquran. Isi sumpah di antaranya, "Demi Allah, saya bersumpah akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila". Isi lainnya adalah taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan. Dengan sumpah tersebut, dirinya tidak pernah berniat berkhianat terhadap presiden.

Dia menegaskan TNI akan selalu siap sebagai garda terdepan bangsa dalam menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika. TNI siap melawan dan menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Terkait rumor yang mengatakan dirinya akan diganti oleh Presiden Jokowi, Gatot menyerahkan ke polisi untuk mencari pelaku penyebar rumor tersebut.

"Kalau informasi tidak benar, pasti ada tujuan kan? Anda analisa sendiri itu tujuannya apa," ungkap Gatot.

Dia tak ingin menebak-nebak apa maksud dari pihak penyebar isu. Dia hanya menegaskan, beberapa hari belakangan selalu bersama Jokowi.

"Saya malam-malam bersama Presiden di sini, paginya sama-sama Presiden. Kemarin di Mabesad juga sama-sama Presiden. Kemarin makan siang bersama Pak Kapolri dengan Presiden. Terus isunya saya mau digantiin begitu kan? Silakan anda analisa sendiri," tutupnya. (Beritasatu.com)

loading...