Mensos Pastikan Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini Bukan Soeharto Maupun Gus Dur, Lalu Siapa?

PEMERINTAH sudah mengantongi satu nama yang akan mendapatkan gelar pahlawan. Penganugerahan diberikan sebelum 10 November.

"Sudah ada keputusan Presiden (Keppres gelar kepahlawanan) pada Jumat (4/11) kemarin, yang terkonfirmasi kepada Kementerian Sosial. Satu (nama) yang ditandatangani oleh Presiden," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri doa bersama tokoh lintas agama di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (6/11).

Khofifah memastikan, tokoh penerima gelar pahlawan nasional tahun ini bukan Presiden ke-2 Indonesia Soeharto ataupun Presiden ke-3 Indonesia Abdurahman Wahid (Gus Dur).

"Bukan (Soeharto), bukan (Gus Dur)," kata Mensos.

Namun, Khofifah enggan membocorkan nama orang yang akan mendapat gelar pahlawan tahun ini. Ia meminta publik menanti hingga prosesi penganugerahan.

"Nanti saja (namanya) pada saat penganugrahan," kata Khofifah.

Tahun lalu, ada lima tokoh yang dianugerahi pahlawan nasional, yakni Bernard Wilhem Lapian, Mas Isman, Komisaris Jenderal Moehammad Jasin, I Gusti Ngurah Made Agung, dan Ki Bagus Hadikusumo. (MTVN/OL-3/Antara/MediaIndonesia)

loading...