Isu Penggulingan Presiden, Said Aqil: Tidak Ada Pelanggaran Fatal, Maka Jokowi Tidak Boleh Diturunkan


Jakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tak percaya ada rencana memakzulkan Presiden Joko Widodo dengan menunggangi aksi menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj mengatakan isu itu terlalu jauh dan tak mungkin dilakukan di zaman sekarang ini.

“Sistem presidensial tidak mengenal diturunkan di tengah jalan, kecuali kalau ada pelanggaran prinsip dengan melanggar pancasila dan Undang-Undang 1945,” kata Said di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2016).

Said mengatakan, selama tidak ada pelanggaran yang sangat fatal maka Jokowi tidak boleh di turunkan di tengah jalan.
“Jangan sampai peristiwa Gus Dur itu terulang kembali. Tidak boleh ada yang menurunkan Presiden kalau tak melakukan pelanggaran berat,” ungkapnya.

Said sendiri belum mendengar isu itu. Ia berharap agar masyarakat tak memanfaatkan momen untuk kepentingan lain.

“Meski isu itu sudah beredar, tapi terlalu jauh kalau ke arah situ,” pungkasnya. (Kriminalitas)
loading...