Hina Said Aqil dan Gus Mus, Kader PKS Ini Minta Maaf, Begini Ucapan Maafnya

KOTA DEPOK –  Mantan Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Keadilan Sejahtera   Aceng Toha adalah pemilik account facebook “Ujang Soreang”  dijemput oleh seorang Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kota Depok pada pukul 19.00 WIB Senin (28/11).

Penjemputan    Aceng  di kediamannya atas postingan dan statusnya  di media sosial Facebook tertangal 25 November 2016 pukul 21. 32 WIB  yang  bernada melecehkan PBNU, KH. Said Agil Siraj dan KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus.  Atas postingan tersebut, membuat kemarahan warga NU Kota Depok.

Atas tindakan tersebut, ketua PC NU Kota Depok melaporkan Aceng Toha  ke Mapolresta Depok atas pelanggaran UU ITE pada Sabtu (27/11).  Dari hasil pelaporan tersebut, pihak Polres Depok bersedia memediasi kepada pihak terlapor dan memberikan waktu selama dua hari. Namun, akibat belum adanya berita mengenai Aceng Toha akhirnya salah seorang  pengurus NU menjemputnya di untuk dibawa ke Pesantren Assaadah di Cipayung untuk dimintai klarifikasi.

Dihadapan Kiyai NU dan Banser NU Kota Depok  Aceng  Toha mengakui kesalahannya dan atas kelalainnya dalam postingan di Facebook. Dirinya juga meminta maaf kepada  Kiyai NU, Banser dan secara khusus membuat pernyataan permintaan maaf secara  tertulis kepada  PBNU, KH. Mustofa Bisri dan seluruh Warga NU. Selain itu, Aceng juga meminta maaf  kepada LIPIA sebagai lembaga pendidikan yang pernah menimba ilmu di dalamnya setelah menerima nasehat dari Ust. Moch. Nur Hadi yang juga satu almamater.

“Terimakasih pada pengurus PC NU Depok, rekan Banser NU,  dengan peristiwa ini ana (saya-red)  terhindar dari kecelakaan.  Yang kedua keteledoran dan kesombongan ana yang merasa pinter kepada  kiyai namanya terpampang di FB (Gus Mus, KH. Said Agil Siraj-red), Pengurus NU  yang luar biasa. Ana  Minta maaf kepada  para kiyai yang terpampang di FB, institusi NU yang luar biasa, mohon maaf pada  warga nahdliyin.  Kepada institusi ini ana mengakui kesalahan dan mohon  maaf sedalam-dalamnya atas  uneg-uneg  secara pribadi. Ana  menghimbau kepada teman-teman agar positif thingking dan menghimbau menggunakan media sosial agar dalam  menyampaikan dengan mendidik,” terang alumni LIPIA ini.

Aceng  mengakui bahwa permohonan maaf tersebut  merupakan  inisiafitif sendiri. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui harus kemana untuk menemui Pengurus NU.  Selain itu,  Mantan  Ketua BAZ Depok ini   juga mengetahui prihal  pelaporan dirinya  pada Polres Depok.  “Permintaan maaf ini niatan dari ana sendiri, cuma keawaman ana.  Memang ana kenal Ketua PC NU, tapi tidak tau harus kemana. Ana  akui teledor dan adanya  laporan polisi. Atas laporan  itu, sudah ada inisiatif baik saya menunggu panggilan dari polisi dan sehari kosong menunggu panggilan. Intinya dari poin kemarin mengakui kesalah atas keteledoran saya. Kalau  dari sini mau melanjutkan proses hukum ya terserah beliau. Tapi kalau dari ini sudah selesai dan melakukan pencabutan, ya terserah beliau,” paparnya.

Sementara itu, Ketua PC NU Kota Depok  KH. R. Salamun Adiningrat mengakui adanya permintaan maaf atas Aceng Toha kepada Katib Syuriah PC NU Depok  KH. Fathuri Wahmad. “Karena yang bersangkutan sudah minta maaf ya kita maafkan. Ini juga jadi pelajaran buat rekan yang lainnya,” paparnya.

Setelah membuat pernyataan tertulis permohonan maaf atas postingannya  di Facebook. Aceng nampak terharu meneteskan airmata sambil bersalaman dan memeluk para pengurus NU. Setelah itu, anggota Banser mengantarkan Aceng ke rumahnya.  (Maulana Said/RadarOnline)

loading...