Djarot: Sasaran Unjuk Rasa Kemarin sudah bukan Ahok lagi, tapi Menggulingkan Jokowi

JAKARTA  - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan aksi unjuk rasa yang terjadi kemarin telah berubah untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah saat ini.

Djarot Saiful menilai aksi unjuk rasa tersebut bukan lagi mengenai dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok.

"Dengan berbagai statement-stament dari para elite politik, ini arahnya bukan hanya menuju Pak Ahok. Arahnya ingin menjatuhkan pemerintahan yang sah, pemerintahan Pak Jokowi. Ini yang patut kami sayangkan," kata Djarot di Jelambar, Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Djarot mengungkapkan aksi unjuk rasa tersebut disusupi oleh para pihak yang ingin mengambil alih kekuasaan.

Kader PDIP ini menilai hal tersebut tercermin dari upaya para pengunjuk rasa yang ingin menduduki gedung DPR/MPR RI.

"Kami menjunjung tinggi aksi demonstrasi itu hak warga negara. Tetapi ketika kemudian disarankan untuk membikin parlemen jalanan itu sudah nggak benar. Apalagi ada upaya menduduki gedung DPR tadi malam," kata bekas walikota Blitar tersebut.

Djarot juga sangat menyesalkan aksi unjuk rasa yang meluas menjadi adanya aksi anarkisme dan penjarahan ATM BNI di kawasan Penjaringan.

"Apa ingin meniru kejadian tahun 98? Masak begitu? Marilah kita yang fair. Ayo kami ajak, kalau mau bertanding, dengan demokrasi yang sehat yang konstitusional bukan mengorbankan kepentingan lebih besar masyarakat kita hanya gara-gara kasus Pak Ahok," tukas Djarot. (Tribunnews)

loading...