Cak Nun: Nek kowe anggap kabeh syirik, yo modar wae

Perempatan Ringin Gamping, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin malam (28/10) diguyur hujan. Tapi tak mampu mengusir ribuan orang yang memenuhi lapangan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda dan Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sukoharjo.
<>
Kegiatan bertajuk Ngaji Kebangsaan itu menghadirkan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun dan Kyai Kanjeng.

Ketika Cak Nun naik panggung, iringan tepuk tangan bergemuruh. Cak Nun kemudian memanggil Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya untuk naik atas panggung. Sekali lagi tepuk tangan gemuruh.

Cak Nun mengajak para pemuda IPNU maupun GP Ansor terutama bagi Bupati Sukoharjo dan para jamaah yang datang untuk terus melakukan ngaji pikiran agar bisa bener-bener menjadi orang beneran.

“Baru menjadi orang sudah bisa mensyirikan orang, apa apa kamu anggap syirik, nyanyi syirik, shalawatan syirik, keris syirik. “Nek kowe anggap kabeh syirik yo modar wae (Jika kamu anggap semuanya syirik, mati aja kamu, red),” ungkapnya. 

Sontak suara “gerr...” keluar dari ribuan jamaah yang hadir pada malam tersebut.

Cak Nun menjelaskan, syirik itu tidak bisa dilihat dari luar, karena adanya di dalam. Bahwa yang dinamakan syirik adalah ketika menduakan Tuhan. Tidak ada hubungannya dengan roh maupun benda. 

Jika memang di dalam keris tersebut terdapat pemusyrikan, lanjutnya, maka seharusnya yang dirusak bukanlah kerisnya, tapi orangnya.

Lebih lanjut Cak Nun menambahkan, jangan meragukan keberadaan GP Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) di negara Indonesia. Karena hanya NU yang bisa menjaga keberadaan NKRI ini tetap utuh. 

“Bila ada yang mencoba menjatuhkan NKRI maka itu juga musuhnya NU, sebab, NKRI dan NU adalah harga mati,” imbuhnya.

Sementara Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengimbau kepada warganya hendaknya tetap menjaga NKRI, empat pilar kebangsaan harus tetap di jaga dan di pertahankan. “Empat pilar kebangsaan harus kita jaga dan kita pertahankan demi keutuhan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tegasnya.(Mashri/Abdullah Alawi/Nu.or.id)   

loading...