Begini Isi Maklumat Kapolda Metro Jaya Terkait Demo 211

Menjelang Aksi 212, Polda Metro Jaya mengeluarkan maklumat yang berisi sejumlah larangan terkait penyampaian pendapat di muka umum. Maklumat tersebut ditandatangi langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan.

Di dalam maklumat ini dicantumkan pasal-pasal yang mengatur aturan demo tersebut. Maklumat ini dibuat berdasarkan instruksi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menggelar konferensi pers bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Markas Besar Kepolisian RI, jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/11/16).

Maklumat ditujukan kepada penanggung jawab dan peserta menyampaian pendapat di muka umum yang dikeluarkan di Jakarta dan tertanggal 21 November 2016.

  

Berikut ini di antara isi maklumat tersebut :

1. Agar mematuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam UU RI No 9 tahun 1998 tentang kemerdeka an penyampaian pendapat di muka umum , khususnya tentang kewajiban, larangan, dan sanksi bagi pelaku atau peserta. Apabila tidak sesuai dengan ketentuan dan melanggar hukum akan dilakukan tindakan tegas berupa pembubaran sampai pada penegakan hukum sesuai dengan Undang-undang yang berlaku

2. Penyampaian pendapat di muka umum di larang membawa senjata tajam, senjata pemukul, atau benda-benda membahayakan, serta telah memberitahukan terlebih dahulu secara tertulis kepada Polda Metro Jaya.

3. Dilarang mengganggu ketertiban umum, merusak fasilitas umum, dan melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan fungsi jalan arus lalu lintas, melakukan provokasi yang bersifat anarkis maupun yang mengarah kepada SARA, dan pelaksanaanya hanya dibatasi mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

4. Dilarang melakukan kejahatan terhadap keamanan negara berupa makar terhadap Presiden dan atau wakil presiden, dan makar hendak memisahkan dari NKRI, serta makar dengan menggulingkan pemerintah Indonesia. 

Dikeluarkan di : Jakarta
Pada tanggal : 21 November 2016
TTD
Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan


loading...