Pasukan Berani Mati tegaskan Jika Ahok Tak Dihukum, Darah akan Kami Tumpahkan

  

SuaraNetizen.com - Pasukan Berani Mati Front Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok Penista Al-Quran yang terdiri dari sejumlah ormas Islam menggelar deklarasi di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta Pusat, Senin (10/10) petang.

Dalam deklarasi tersebut Mereka menuntut MUI melakukan teguran keras kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dinilai telah menghina kitab suci Al-quran.

“Sebagai negara hukum artinya hukum merupakan panglima. Tapi MUI harus mengeluarkan fatwa supaya hal ini tiak terulang,” kata Koordinator Pusat Pasukan Berani Mati, Gusrin Lessy, di kantor MUI.

Gusrin menegaskan, pihaknya menghargai keberagaman yang ada di Indonesia. Meski begitu pihaknya akan mengawal kasus ini dan mempercayakan proses hukum yang ditangani pihak kepolisian.

Dirinya menegaskan, apabila negara ini tidak hadir dalam hal penistaan Alquran, maka pasukan berani mati siap menumpahkan darah demi kebenaran atas apa yang diucapkan oleh Cagub Incumbent yang diusung PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem tersebut.

“Karena itu ketika hukum di Indonesia tak bisa ditegakkan, maka darah kami akan kami tumpahkan,” tegasnya. (Aktual)

loading...