Merasa Dikhianati Pengikutnya, ini yang Bakal Dilakukan Dimas Kanjeng


SuaraNetizen.com - Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi dilaporkan oleh sejumlah mantan pengikutnya ke polisi dalam kasus penipuan dengan modus penggandaan uang.

Terkait pelaporan tersebut, ternyata Dimas Kanjeng merasa dikhianati, dan bermaksud melaporkan balik mantan pengikutnya yang dinilai telah membuat laporan palsu ke polisi.

Upaya pelaporan balik Dimas Kanjeng ditegaskan kuasa hukumnya, Isa Julianto. Pihak Dimas Kanjeng beranggapan pelaporan yang dilakukan mantan pengikutnya adalah kebohongan.

"Kita untuk membantu polisi kita ingin fasilitasi korban-korban itu. Tapi, bagi mereka yang kita anggap melakukan kebohongan, kita laporkan balik ke Bareskrim Mabes Polri," kata Isa, Sabtu (8/10/2016).

Dimas Kanjeng Taat Pribadi dilaporkan untuk kasus penipuan dengan modus penggandaan uang dengan nilai kerugian yang fantastis. Bahkan, ia dilaporkan untuk kasus penipuan hingga ratusan miliar rupiah.

Saat ini pihak kepolisian telah menerima empat laporan penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng. Laporan pertama di Bareskrim Polri dengan nilai kerugian Rp25 miliar.

Tiga laporan lainnya di Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) dengan nilai Rp830 juta, Rp1,5 miliar, dan terakhir nilainya sangat fantastis Rp200 miliar. Kerugian senilai Rp200 miliar ini dilaporkan pengusaha asal Sulawesi Selatan ke Polda Jatim.

Selain penipuan, Dimas Kanjeng juga disangkakan melakukan pembunuhan berencana terhadap mantan pengikutnya, Abdul Ghani. (Netralnews)

loading...