Menhan: Sebanyak 97 persen rakyat kita benci ISIS, yang 3 persen harus diwaspadai

  

Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, mengemukakan, sebanyak 97 persen masyarakat Indonesia membenci gerakan pembentukan negara Islam untuk Irak dan Suriah atau yang biasa disebut Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Sisanya tiga persen berpotensi menjadi anggota ISIS.

"Sebanyak 97 persen rakyat kita benci ISIS. Itu bagus. Tapi ada 3 persen harus diwaspadai," kata Ryamizard usai rapat kerja dengan Komisi I DPR di gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (20/10).

Ia menjelaskan, pihaknya telah membentuk program Bela Negara sebagai salah satu untuk melawan pandangan ISIS. Program itu untuk membentuk rasa cinta dan rasa patriotik terhadap negaranya.

"Kalau bela negara melawan ancaman non fisik dan fisik. Tapi non fisik lebih hebat. Kalau radikal non fisik pemahamannya sontoloyo gak bener. Mending enggak makan tapi mati masuk surga. Ini kan bahaya," tutur mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Menurutnya, saat ini tidak sedikit komponen yang ingin mengikuti bela negara. Salah satu motifnya untuk melawan pandangan ISIS.

"Begitu setahun banyak sekali komponen yang dilantik. Semuanya pengen melawan ISIS," tutupnya. (Beritasatu/SuaraNetizen)

loading...