Laporkan Ahok ke Polisi, Umi Irena: Ada 1100 KTP umat muslim yang sudah diterima dan siap laporkan Ahok


Ustazah Irena Handono akan melaporkan tindak pidana dugaan penistaan Alquran oleh Gubenrur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Mabes Polri, Jumat (21/10/2016). 

Irena Handono yang juga aktif di Yayasan Pembinaan Muallaf dan Ponpes Muallafah Irena Center berkicau, hasil petisi Pidanakan Ahok dari Irena Center telah ditandatangani sekitar 16 ribu orang.

"Ada 1.100 lebih KTP muslimin/muslimat yang diterima dan menyatakan siap melaporkan tindak penistaan agama tersebut," kicau Irena Handono melalui akun Twitternya.

Umi Irena Handono menegaskan lagi, menyampaikan kebenaran tidak sama dengan menghujat dan memfitnah. Menurutnya, apa yang dilakukan Ahok adalah penistaan.

"Kalau kita meresapi makna Al-Baqarah:2, akan terasa sekali betapa sakitnya pedoman hidup dunia dan akhirat kita, disebut suatu kebohongan" ciut Irena Handono.

Diketahui, Bareskrim saat ini masih menyelidiki laporan beberapa masyarakat yang mengadukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Agus Adrianto mengatakan, petugas akan berkonsultasi ke tiga saksi ahli.

Menurut Agus, tiga ahli itu berada di bidang bahasa, agama, dan pidana. “Kami sedang menunggu hasil uji digital forensik dari Laboratorium Forensik Mabes terkait rekaman pernyataan Ahok,” ujar Agus beberapa waktu lalu.

Agus melanjutkan, nantinya hasil uji forensik itu berbentuk transkrip dan kejelasan ihwal rekaman. Hasil itu, akan dibawa ketiga ahli dan akan disimpulkan apakah ada konten penghinaan atau tidak dalam pernyataan Ahok. (Rakyatku/SuaraNetizen)
loading...