Kapolri Tak Akan Bela Ahok dan Minta Kasus Al Maidah ini Dipelajari Serius

Jakarta – Desakan terhadap Polri untuk menangkap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok semakin kencang. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menyikapi dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

“Saya tak bermaksud bela Ahok. Tapi tolong dipelajari betul tentang kasus tersebut. Kasus ini melibatkan keahlian masalah hukum, keahlian masalah keagamaan, dan keahlian masalah bahasa,” ujarnya dalam acara Dialog Kapolri dengan BEM Se-Jakarta Mewujudkan Polri Milik Rakyat di Universitas Jayabaya, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Meskipun sempat bermitra dengan Ahok sewaktu menjadi Kapolda Metro Jaya, Tito menegaskan tak lantas membuat dirinya membela Ahok.

“Ada yang berpendapat Ahok menista agama, ada yang bilang tidak. Sekali lagi saya tidak bermaksud membela Ahok, tapi silahkan dikaji. Apakah dari segi bahasa ada kata-kata yang mengatakan Al-Quran berbohong, apakah ulama berbohong. Jadi harus kembali kepada teksnya dan konteksnya, apakah ada kesengajaan dengan maksud menghina,” jelasnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini kasus tersebut masih diselidiki oleh Mabes Polri untuk mencari bukti-bukti apakah ada pelanggaran hukum didalamnya.

“Saya tidak mau menjawab benar atau tidak, ya atau tidak, karena polisi masih mendalami, belum mencapai kesimpulan, sudah ada sembilan saksi yang kami periksa,” ungkap eks Kapolda Papua ini.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia menyatakan bahwa pernyataan Ahok telah menghina Alquran dan ulama. Selain itu, MUI menilai bahwa pernyataan Ahok tersebut menimbulkan konsekuensi hukum.

“Dari pernyataan Ahok beberapa waktu lalu, maka MUI menjelaskan bahwa Ahok telah menghina Al-Quran dan menghina para ulama,” kata Ketua MUI, Maruf Amin, pada Selasa (11/10/2016).

Menurutnya, dalam Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 51, secara eksplisit berisi larangan menjadikan Yahudi dam Nasrani sebagai seorang pemimpin dan menjadi dalil larangan menjadikan non muslim sebagai pemimpin.

“Ulama wajib menyampaikan isi surat Al-Maidah kepada umat Islam bahwa memilih pemimpin muslim adalah wajib,” imbuhnya. (Kriminalitas.com/SuaraNetizen)

loading...