Hasil Undian Nomor Urut Pilkada DKI, Agus 1, Ahok 2, Anies 3, Pendukung Ahok teriakkan Salam 2 Jari

Hasil Undian Nomor Urut Pilkada DKI - Pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022 telah diumumkan KPUD Jakarta di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakart Pusat, malam ini.

Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan nomor urut satu, kemudian calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan nomor urut dua, dan nomor urut tiga adalah Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Di atas panggung, mereka terlihat senyum sumringah dengan menunjukkan nomor yang telah didapat.

Pendukung, baik di dalam gedung maupun di luar gedung, tak henti-hentinya meneriakkan yel-yel.

Agus-Sylviana diusung Partai Demokrat, PKB, PPP kubu Romahurmuziy, dan PAN. Ahok-Djarot diusung PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, Golkar, dan PPP kubu Djan Faridz. Dan Anies-Sandiaga diusung Gerindra dan PKS. (Bowo Raharjo)

Pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat langsung bersorak setelah mengetahui jagoan mereka mendapatkan nomor urut dua di bursa pemilihan kepala Jakarta periode 2017-2022.

"Ahok-Djarot pasti menang. Ahok-Djarot dua periode," ujar salah seorang relawan dengan pengeras suara di atas mobil komando di halaman Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016) malam.

Nomor urut tersebut mengingatkan pada nomor urut yang didapat pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla ketika maju ke pemilihan Presiden tahun 2014. Ketika itu, Jokowi dan JK diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasional Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Yel-yel yang disampaikan Djarot ketika pidato politik di atas panggung tadi juga sama dengan zaman Jokowi dulu yaitu "salam dua jari."

Para pendukung Ahok-Djarot juga mengibarkan bendera dan poster-poster berisi tulisan nomor dua.

Berdasarkan pengamatan Suara.com di Hall D JIExpo, pendukung Ahok-Djarot yang mayoritas mengenakan kemeja kotak-kotak pun menyanyi bersama.

Mereka juga memutar lagu Revolusi Mental yang pernah dipakai ketika Jokowi maju di Pilpres 2014. Bedanya, nama Jokowi diganti dengan Basuki.

"Kita harus menang total untuk revolusi mental, salam dua jari, jangan lupa pilih Basuki," demikian lirik lagu tersebut.

Lucunya, mereka lupa dengan tanggalnya. Mereka masih menyebut tanggal 9 atau tanggal pilpres 2014.

"Tanggal 9 Juli pesta demokrasi. Salam dua jari dua jangan lupa pilih Basuki."

loading...