Hari Santri Nasional, Ketum PBNU Serukan Ajakan Berjihad Lawan ISIS

  

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, m‎endeklarasikan empat poin jihad untuk para santri yang ada di Tanah Air. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam apel besar upacara Hari Santri Nasional di Lapangan Monumen Nasional (Monas).

"Kita jihad melawan radikalisme, jihad melawan narkoba, jihad melawan kebodohan, dan jihad melawan kemiskinan," kata Said di Lapangan Monas, Sabtu (22/10/2016).

Said Aqil menyeruhkan agar para santri menolak paham radikalisme dan sejumlah pandangan lain yang berseberangan dengan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, ISIS dan terorisme bukan saja mu‎suh tentara dan polisi, tetapi juga musuh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, dia menyerukan jihad melawan terorisme, ISIS, hingga anarkisme yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Jihad lain yang ia serukan adalah melawan narkoba, kemiskinan, dan kebodohan‎ yang melemahkan negara.

"Ada 4 juta orang lebih yang memakai narkoba. Narkoba itu bisa merusak bangsa dan generasi muda. Maka saat ini, negara dalam kondisi darurat narkoba,” ungkapnya.

Said juga mengajak para santri, ulama, pemuka agama, dan tokoh nasional untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama demi terciptanya kemaslahatan bersama. (Okezone)

loading...