Foto-foto Mengerikan Perayaan Hari Asyura Penuh Darah (Sejarah Hari Asyura)


Foto Perayaan Hari Asyura - Serangkaian foto mengerikan penuh darah menunjukkan perhelatan upacara Asyura, atau memperingati kematian Sayyidina Hussein cucu Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam. 

Foto tersebut menunjukkan orang menggunakan berbagai senjata tajam untuk melukai diri mereka sendiri.

    

Ada juga foto bayi yang menangis ketika seorang kerabatnya mengiris kepala sikecil dengan pisau dapur.

   

Gambar lainnya menunjukkan seorang pria memegang pisau di kepala anak muda di Ahmadabad, India. Sementara yang lain menunjukkan anak laki-laki mencambuk dirinya dengan pisau yang tajam.

Dalam gambar terpisah, para pria dapat terlihat menangis kesakitan ketika mereka menggunakan pisau yang melekat di rantai dan mencambuk punggung mereka sendiri di sebuah masjid di Kabul, Afghanistan.

   

Kolam darah dapat dilihat di lantai bangunan setelah pria melakukan ritual.  

Upcara Asyura dipandang sebagai cara untuk membasuh dosa-dosa dan merupakan hari libur nasional di beberapa negara.

Asyura adalah hari berduka atas kematian Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, yang dibunuh oleh tentara dari Yazid dekat Karbala pada 680 SM.  

Acara ini juga yang telah membagi Islam ke dalam sekte Syiah dan Sunni. Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada serentetan serangan terhadap perayaan Asyura di seluruh wilayah oleh kelompok-kelompok ekstremis wahabi yang menganggap Syiah sebagai sesat bukan islam. 

Beberapa pemimpin Syiah mencegah melukai diri sendiri dan pertumpahan darah, mengklaim bahwa ini tidak memiliki dasar dalam sejarah agama.

Sementara yang lain mengatakan bahwa itu menciptakan citra negatif, dan mendorong orang untuk menyumbangkan darah/donor darah sebagai gantinya. 

Ribuan orang melakukan praktek brutal yang sama di Lebanon, Bangladesh, Irak, Pakistan dan Myanmar dan bahkan Athena, dan Yunani


SEJARAH HARI ASYURA

Pada masa pra-Islam, 'Asyura diperingati sebagai hari raya resmi bangsa Arab. Pada masa itu orang-orang berpuasa dan bersyukur menyambut 'Asyura. Mereka merayakan hari itu dengan penuh suka cita sebagaimana hari Nawruz yang dijadikan hari raya di negeri iran.

Dalam sejarah Arab, hari 'Asyura (10 Muharram) adalah hari raya bersejarah. Pada hari itu setiap suku mengadakan perayaan dengan mengenakan pakaian baru dan menghias kota-kota mereka. Sekelompok bangsa Arab, yang dikenal sebagai kelompok Yazidi, merayakan hari raya tersebut sebagai hari suka cita.

ASYURA SUNNI

Sebelum diutusnya Nabi Muhammad saw, Hari Asyura sudah menjadi hari peringatan dimana beberapa orang Mekkah biasanya melakukan puasa. Ketika Nabi Muhammad melakukan hijrah ke Madinah, ia mengetahui bahwa Yahudi di daerah tersebut berpuasa pada hari Asyura - bisa jadi saat itu merupakan hari besar Yahudi Yom Kippur. Saat itu, Muhammad menyatakan bahwa Muslim dapat berpuasa pada hari-hari itu.

Di kalangan suku Banjar yang merupakan muslim Sunni di Kalimantan, Hari Asyura dirayakan ekspresi kegembiraan dengan membuat bubur Asyura yang terbuat dari beras dan campuran 41 macam bahan yang berasal dari sayuran, umbi-umbian dan kacang-kacangan. Bubur Asyura tersebut akan disajikan sebagai hidangan berbukapuasa sunat Hari Asyura.

Hari Asyura merupakan peringatan hal-hal di bawah ini dimana Muslim Sunni percaya terjadi pada tanggal 10 Muharram, diantaranya adalah:

- Hari diciptakannya Nabi Adam dan hari tobatnya pula 

- Berlabuhnya bahtera Nabi Nuh di bukit Judi

- Nabi Idris diangkat ke surga

- Nabi Ibrahim selamat dari apinya Namrudz

- Kesembuhan Nabi Yakub dari kebutaan dan ia dibawa bertemu dengan Nabi Yusuf

- Nabi Musa selamat dari pasukan Fir'aun saatmenyeberangi Laut Merah

- Nabi Sulaiman diberikan kerajaan besar dan menguasai bumi

- Nabi Yunus dikeluarkan dari perut pausNabi Isa diangkat ke surga setelah usaha tentara Roma untuk menangkap dan menyalibnya gagal.

Kelompok sunni sangat melarang perayaan asyura dengan menyakiti diri sendiri. 

ASYURA SYI'AH

Syahidnya Husain bin Ali

Pertempuran Karbala

Tanggal 10 Muharram 61 H atau tanggal 10 Oktober 680 merupakan hari pertempuran Karba layang terjadi di Karbala, Iraq sekarang. Pertempuran ini terjadi antara pasukan Bani Hasyim yang dipimpin oleh Husain bin Ali beranggotakan sekitar 70-an orang melawan ribuan pasukan Bani Umayyah yang dipimpin oleh Ibnu Ziyad, atas perintah Yazid bin Muawiyah, khalifah Umayyah saat itu.

Pada hari itu hampir semua pasukan Husain bin Ali, termasuk Husain-nya sendiri syahid terbunuh dengan cara disembelih.Sedangkan anak imam Husain yang sakit bernama Ali zainal abidin bin Husain.ra justru selamat. 

loading...