Umur hingga 125 Tahun, Nenek Kapsiah Beberkan Rahasianya yaitu Zikir Dan Shalat


RANTAU – Memiliki usia panjang menjadi berkah tersendiri bagi sebagian orang. Salah satunya ialah Kapsiah.

Nenek asal Desa Tambarangan, Kecamatan Tapin Selatan itu saat ini sudah menginjak usia 125 tahun. Meski sudah sangat renta, Kapsiah masih sehat.

Dia masih bisa bicara dengan lancar. Daya ingatnya juga sangat kuat. Meski begitu, dia sudah susah berjalan.

"Mata saya kabur," ucapnya saat ditemui Radar Banjarmasin, Rabu (21/9).

Kapsiah mengaku dilahirkan pada masa penjajahan Belanda, sekitar 1891 silam. Dirinya pun banyak bercerita tentang masa itu, walaupun tidak mengingat banyak. "Saya dulu itu bidan kampung," ucapnya.

Sudah tak terhitung bayi yang berhasil diselamatkan Kapsiah. Dulu, sambung Kapsiah, dirinya sering warga pribumi untuk melakukan persalinan di Banjarmasin.

"Yang memanggil saya itu orang China di Banjarmasin," jelasnya.

Nah, ketika beranjak dewasa, dirinya dipersunting Miraf. Keduanya dikaruniai 12 anak.

Termasuk Lamsiah, anak terakhir yang menemani Radar Banjarmasin berbincang dengan Kapsiah.

Namun, suami dan delapan anaknya tidak berusia panjang seperti Kapsiah. Dia memiliki resep sederhana sehingga bisa berumur panjang. "Zikir kepada Allah," ujarnya.

Selain itu, Kapsiah juga tak pernah meninggalkan salat lima waktu. "Itu aja amalan saya sehari-hari," sebutnya.
Soal makanan, Kapsiah ternyata tidak memiliki persoalan. Tapi, dia tidak makan ikan bersisik.

"Seperti patin mama kada makan," ungkap Lamsiah.

Lamsiah menyebutkan, selain 12 anak, ibunya memiliki 50 cucu, dan 40 buyut. "Buyut belum ada yang menikah lagi," tutupnya. (Ardian Hariyansyah/jos/jpnn)

loading...