Syiah dan Wahabi Memang Menyimpang Tapi Bukan Kafir



SuaraNetizen.com – Syiah memang menyimpang dan salafi wahabi juga menyimpang. Kedua sekte tersebut, baik Syiah maupun Wahabi, adalah muslim tetapi bukan golongan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Meski bukan bagian Aswaja, mereka tetap bagian dari saudara kita, janganlah mudah mengkafir-kafirkan mereka, apalagi berbangga diri teriak sana sini dengan yel-yel #SyiahBukanIslam #WahabiBukanIslam. 

Apakah anda Tuhan?
Ketahuilah di dalam Syiah ada bermacam-macam aliran yang berbeda begitupun Wahabi juga banyak aliran yang bermacam-macam pula. Mulai dari yang ekstrem hingga moderat.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah ditanya tentang golongan Khawarij, apakah mereka kafir?, apakah mereka munafik? 

Dijawab oleh beliau, golongan Khawarij ini lari daripada kekufuran. Yakni mereka bukan kafir. Mereka pun bukan munafik karena orang munafik sedikit berdzikir kepada Allah sedangkan mereka banyak berzikir.

Kemudian ditanya lagi, lalu siapa mereka? Sayyidina Ali bin Abi Thalib menjawab, “SAUDARA KITA, hanya keluar dari pemerintahan kita”. Lihatlah Sayyidina Ali bin Thalib, yang mendapatkan julukan pintunya Ilmu, tidak mengkafirkan.

Lihat pula bagaimana para ulama Aswaja baik di Suriah, Yaman, Mesir, dan lain sebagainya, tiada yang gembar gembor teriak kofar-kafir.

Pernahkan kita mendengar para ulama tersebut berkata “Syiah Bukan Islam” atau “Wahabi Bukan Islam”? Tidak pernah, yang ada adalah mendamaikan diantara keduanya, membawakan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Kalau tidak mengikuti para ulama Aswaja kita, kemudian siapa yang akan diikuti? Ulama wahabi salafi atau ulama Syiah? Tentu saja ikut ulama Aswaja yang lebih selamat.

Lalu siapa anda kok begitu mudahnya menuduh kafir ke sana kemari, seakan-akan kalau tidak teriak kafir sana kafir sini tidak sempurna Islamnya, seolah-olah diri sendiri paling muslim.

Kafir atau tidaknya seseorang dapat terjadi kepada siapapun tanpa memandang apakah ia berfahaman Syiah, Wahabi, atau Aswaja.

Jangan sampai rasa kebencian terhadap fahaman yang berbeda menimbulkan fitnah atau justru sengaja memakai jalan fitnah. Seperti yang terjadi baru-baru ini, bagaimana pengikut Wahabi Salafi membabi buta menyebarkan fitnah terhadap Syiah yang dikatakan wukuf di Karbala.

Walaupun sebenarnya itu isu lama yang dimainkan Wahabi Salafi. Alhasil, banyak muslim awam terjebak secara tak sadar menjadi tukang jonru.

Fitnah, bukan jalan Aswaja. Kita adalah muslim Ahlussunnah wal Jamaah yang merupakan mayoritas di dunia. Sementara Syiah dan Wahabi Salafi adalah kaum minoritas. Jangan mau ikut-ikutan terjebak dalam kubangan konflik Syiah versus Wahabi Salafi yang memang sejak dulu tak pernah akur. Muslim Ahlussunnah harus cerdas dan lebih baik.

(Oleh: Umi Hida Alexandria/fiqhmenjawab/muslimoderat)
http://www.suaranetizen.com/2016/09/syiah-dan-wahabi-memang-menyimpang-tapi-bukan-kafir.html

loading...