Inilah 5 Ilmuan Asli Indonesia yang Temuannya Mencengangkan Dunia


SuaraNetizen.com Tahukah kamu jika ternyata negara Indonesia menjadi salah satu negara yang melahirkan sejumlah ilmuwan jenius bertaraf internasional.

Ada beberapa ilmuwan jenius kelas dunia asli Indonesia yang telah berhasil meraih prestasi mengagumkan dan bisa membawa harum nama bangsanya.

Mau tahu siapa sajakah ilmuwan jenius kelas dunia asli Indonesia ini ? Seperti yang dilansir dari Viva.co.id, inilah dia diantaranya :

1. Yogi Ahmad Erlangga

Salah satu ilmuwan jenius kelas dunia asli Indonesia yakni Yogi Ahmad Erlangga. Dia adalah Ahli matematik yang memecahkan salah satu rumus matematika tersulit bernama Persamaan Hemlholtz.

Yogi Ahmad Erlanggan yang kini telah meraih gelar S3 di Deft , Belanda ini sudah berhasil memecahkan rumus Hemlholtz selama 30 tahun .

Rumus tersebut berhasil dipecahkan ketika dirinya diminta oleh perusahaan minyak Shell untuk menyelesaikan sebuah soal menggunakan rumus tersebut.

Dan ternyata , butuh waktu empat tahun Yogi bisa memecahkan rumus tersebut. Dirinya pun mendapatkan pujian dari universitas-universitas di Eropa, Israel, dan Amerika.

Menurut pengakuan Yogi , persamaan Hemlholtz sendiri sangat berguna bagi perusahaan-perusahaan minyak. Karena dengan rumus tersebut, mereka dapat menemukan sumber minyak 100 kali lebih cepat di perut bumi dengan gelombang elektromagnetik akurasi tinggi. Walau keberhasilannya ini sangat penting bagi masyarakat dunia, beliau ternyata amat rendah hati. Ia bahkan tak ingin mematenkan temuannya. Menurutnya, mematenkan temuan tersebut hanya akan menghambat perkembangan riset selanjutnya.

2. Prof. Dr. Khoirul Anwar

Salah satu ilmuwan jenius kelas dunia asli Indonesia yakni Prof. Dr. Khoirul Anwar yang berhasil mematenkan temuannya dalam basis sistem telekomunikasi 4G  OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).

Prof. Dr. Khoirul Anwar mengatakan jika temuan nya ini berfungsi dalam mengurangi daya transmisi pada sistem multicarrier seperti Orthogonal Frequency-division Multiplexing (OFDM) dan Multi-carrier Code Division Multiple Access (MC-CDMA).

Sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM yang ia temukan kini digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Bahkan teknologi ini juga tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi China, Huawei Technology.

Dan berkat temuannya ini , Prof. Dr. Khoirul Anwar  kini bekerja di Nara Institute of Science and Technology, Jepang. Khoirul adalah lulusan dari Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung dengan cum laude di tahun 2000. Meraih gelar master dan doktor dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST) pada tahun 2005 dan 2008. Ia menerima IEEE Best Student Paper award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) 2006, California, USA.

3. Ir. Adi Rahman Adiwoso M.Sc

Ir. Adi Rahman Adiwoso M.Sc ini juga merupakan salah satu ilmuwan jenius kelas dunia asli Indonesia yang berhasil mencetuskan aeronautika.

Ir. Adi Rahman Adiwoso M.Sc yang merupakan lulusan di Bachelor of Science dari Universitas Purdue, Amerika Serikat (1975) dan Master of Science Bidang Aeronautika dan Astronautika, Institut Teknologi California, Amerika Serikat itu mengaku sempat bekerja di bagian perakitan satelit Hughes Aircraft.

Namun , setelah 8 tahun berkerja Adi pulang ke tanah kelahirannya, Yogyakarta. Berbekal keahliannya dia lantas menghasilkan teknologi sekaligus produk baru yang belum pernah ada di pasaran dunia.

Dengan temuannya itu, Ir. Adi Rahman Adiwoso M.Sc mengatakan jika hasil temuannya ini  memungkinkan komunikasi handphone mampu dilakukan di mana saja. Meski jaringan kabel belum menjangkau dan telepon seluler kehilangan sinyal. Ia menemukan Alat telekomunikasi bebas blank spot dan hemat tempat berkat ide memasang satelit telekomunikasi di orbit geostationer.

Di lintasan imajiner yang letaknya 36.000 km di atas permukaan bumi itulah, Adi menempatkan satelit Garuda 1. Satelit gagasannya itu berbobot 4,5 ton yang dilengkapi dua antena payung kembar selebar 12 meter dan mampu menjangkau sepertiga kawasan dunia. Karena ukurannya cukup besar, intensitas pancaran sinyalnya juga cukup besar.

Dan kabarnya , peluncuran satelit sipil terbesar di dunia pada Februari 2000 itu mengejutkan operator telepon satelit dunia. Karena seluruh satelit telekomunikasi dunia diluncurkan di orbit rendah (600 – 1.000 km) dan menengah (7.000 – 10.000 km).

4. Doktor rer. Nat. (rerum Naturalium) Evvy Kartini

Doktor rer. Nat. (rerum Naturalium) Evvy Kartini juga merupakan ilmuwan jenius asli Indonesia. Dia adalah Fisikawan ahli teknologi tenaga nuklir, dan salah satu dari sepuluh ahli sejenis yang ada di dunia.

Doktor rer. Nat. (rerum Naturalium) Evvy Kartini dikenal sebagai ilmuwan penemu penghantar listrik berbahan gelas dengan teknik hamburan netron yang berdaya hantar sepuluh ribu kali lipat dari bahan sebelumnya.

Penemuannya itu berhasil dicetuskan ketika Evyy magang di Hahn Meitner Institute (HMI) di Berlin, Jerman, 1990. Evvy dibimbing ahli hamburan neutron Prof. Dr. Ferenc. Tahun 1996, melalui kolaborasinya dengan Ilmuwan Kanada.

Sejak saat itu, Evvy  kembali menemukan hal baru, yaitu adanya puncak Boson pada saat energi rendah. Temuan itu dipresentasikannya pada 600 peserta konferensi hamburan netron Eropa I/ECNS di Interlaken, Swiss.

Hingga pada akhirnya , temuannya itu menghantarkan nama Evvy tercatat dalam jurnal internasional, Canadian Journal of Physics (1995), Physical Review B (1995), dan Physica B (1997). Ia pun mulai berkolaborasi dengan profesor dari Organisasi Sains dan Teknologi Nuklir Australia (ANSTO). Tahun 1998 ia menerima penghargaan Riset Unggulan Terpadu (RUT) VI dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi atas penelitiannya berjudul “Sintesa dan Karakterisasi Bahan-bahan Gelas Superionik (AgI)x(AgPO3)1-x”.

5. BJ Habibie

Baharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie adalah penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang).

BJ Habibie dikenal sebagai sosok yang jenius  di bidang teknologi auronautika atau ilmu pesawat terbang .

BJ Habibie pun dinobatkan sebagai salah satu pemegang hak paten dari beberapa teknologi penerbangan. Salah satu teori yang beliau temukan di dunia penerbangan adalah tentang teori keretakan pesawat.

Dengan teori ini, Habibie berhasil menghitung keretakan dengan rinci sampai pada hitungan atomnya. Dengan Teori ini, risiko pesawat jatuh akan sangat jauh berkurang. Selain itu juga membuat pemeliharannya lebih mudah dan murah.

BJ Habibie juga dikenal sebagai sosok yang memungkinkan perhitungan akurat porsi rangka baja pesawat yang bisa dikurangi dan diganti dengan dominasi alumunium dalam body pesawat terbang. Ini mengurangi bobot pesawat sampai 10 persen dari bobot konvesionalnya. Faktor Habibie juga penting alam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawat yang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara ketika pesawat take off.

Nah, itulah dia kelima ilmuwan jenius kelas dunia asli Indonesia.

loading...