Hillary Sindir Trump yang Sangat Memusuhi Warga Muslim


New York - Dalam topik keamanan dalam negeri, Donald Trump dari Partai Republik tak ayal langsung menyinggung bencana yang dilakukan Amerika Serikat di Irak.

"Bagaimana keamanan dalam negeri kita terjaga, jika AS, pada waktu itu, menciptakan kekacauan di Irak, di bawah Obama dan Sekretaris Clinton," tegas Trump pada debat capres AS, Selasa (27/9/2016).

Pernyataan Trump tersebut seketika disanggah Clinton, di mana ia mengatakan bahwa hal tersebut tidak dalam perintah Obama namun perintah George W. Bush.

"Kami mempunyai persetujuan dengan Pemerintah Irak. Saya beritahu Anda, Trump, bahwa saat itu, Bush yang perintahkan prajurit AS tinggalkan Irak, bukan Obama," balas Clinton.

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa Obama dan Clinton menyebabkan bencana di Irak yang imbasnya hingga sekarang.

"Obama dan Clinton menyebabkan bencana di Irak. Lain halnya jika mereka meninggalkan pasukan di sana, ISIS tidak akan terbentuk," ujar Trump yang dibalas tawa oleh Clinton.

Sementara, Clinton dalam perdebatan ini, mengatakan bahwa intelijen AS harus diperkuat dengan terus berkomunikasi bersama negara-negara tetangga, termasuk warga Muslim pula.

"Bagaimana Anda bisa memperkuat intelijen, jika Anda sendiri memusuhi warga Muslim? Retorika Trump menyingkirkan Muslim yang harusnya kita rangkul," kata Clinton.

"Ini yang tidak dilakukan Trump, ia melarang Muslim masuki AS, ia memusuhi Muslim, bahkan ia menganggap Timur Tengah adalah teroris," pungkas Clinton. (Metrotvnews.com)

loading...