Pengamat: Semua Teroris Yang Melakukan Bom Bunuh Diri Adalah Salafi wahabi, ini Sebabnya


KAIRO – Ibrahim Eissa seorang wartawan senior di Mesir, mengeluarkan kritikan pedas kepada para ulama Saudi yang telah meracuni pemikiran kaum muslimin dengan ideologi ekstrimnya. Dia juga menegaskan bahwa ideologi sesat Wahabi adalah sumber terorisme di dunia.

  

Kantor berita Al-Alam News mengutip sebuah program televisi satelit Mesir dalam sebuah acara bersama “Ibrahim Eissa” menyatakan, “Ulama Saudi sedang meracuni pemikiran kaum muslimin dengan fatwa-fatwa takfirinya”.

Dia juga meminta para Sheikh “pembuat fatwa takfiri” diseret ke pengadilan, dan mengungkapkan, “Para teroris dan ekstrimis telah diadili dan dieksekusi mati, sementara tidak ada satupun dari para ulama Wahabi yang meracuni pemikiran mereka ditangkap dan diadili”.

Eissa juga mengatakan, “semua teroris yang melakukan bom bunuh diri adalah Salafi Wahabi”.

Dalam acara itu juga diperlihatkan penggalan video Sholeh al-Fauzan seorang ulama Wahabi yang mengeluarkan fatwa, “ketika kita bershalawat kepada Nabi SAW tidak harus mengucapkan wa aly muhammad (Red: dan keluarga Muhammad)… kalau ingin mengucapkannya maka sertakan juga dengan kalimat wa ashabih(Red: para Sahabat)”, hal ini menunjukkan kepada kita sebagai umat Islam bahwa Wahabi jelas sekali ingin menjauhkan muslimin dari keluarga Nabi Muhammad SAW”.

Ibrahim Eissa dalam komentarnya tentang video itu, mengatakan lihatlah permusuhan yang mereka kobarkan kepada Nabi SAW! Bagaimana ia melarang bershalawat kepada keluarga Nabi SAW hanya karena orang-orang Syiah mengucapkan itu… kita harus katakan kepadanya, bukankah orang-orang Syiah juga membaca surat Al-Fatihah, maka berdasarkan logika anda, kita juga tidak boleh mengucapkan atau membaca surat itu. Orang-orang syiah juga melakukan sholat lima waktu, apakah kita juga harus merubah shalat kita karena Syiah melakukan itu?”.

“Para ulama Wahabi mengatakan Syiah, Sunni adalah kafir, orang-orang yang tertipu dengan fatwa ini pun melakukan serangan bom bunuh diri. Namun, tiba-tiba para ulama Wahabi ramai-ramai mengecam serangan bom bunuh diri itu. Padahal mereka-lah yang telah merancuni pemikiran orang-orang itu hingga mendorong mereka melakukan aksi teroris. Jujur, para ulama Wahabi lebih kejam dari pelaku teror itu sendiri”, tegasnya.


Dia juga menambahkan, “Para teroris yang telah teracuni oleh pemikiran Wahabi, mereka melakukan serangan bom bunuh diri di salah satu Masjid yang sedang menyelenggarakan shalat Jum’at di Arab Saudi. Anehnya, kerajaan Saudi langsung mengutuk serangan itu. Padahal mereka-lah yang telah menghidupkan para ulama Wahabi untuk terus memproduksi fatwa-fatwa “Pengkafiran”. Seharusnya mereka-lah yang diseret ke pengadilan karena telah meracuni pemikiran para pemuda Saudi dan muslimin di dunia”.

“Saudi dan para ulama Wahabi adalah penyebab kehancuran umat manusia. Maka yang harus diperangi adalah para ulama penghasut itu dan pemikirannya bukan teroris yang telah tertipu, karena teroris terlahir dari pemikiran itu”, katanya. (AU/AR/AM) 

loading...