Jokowi Mengutuk Keras Serangan Bom Bunuh Diri didekat Masjid Nabawi

 

Asap membumbung akibat ledakan bom di luar lingkungan Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Selasa (4/7).

SuaraNetizen.com, PADANG -- Presiden Joko Widodo mengutuk keras tiga serangan bom bunuh diri yang terjadi di tiga titik di Arab Saudi. Presiden mengamati serangan bom sudah terjadi di banyak negara dalam beberapa waktu terakhir. Mulai dari Turki, Bangladesh, Baghdad, Iraq dan terakhir Arab Saudi. 

Ia menegaskan, aksi kekerasan seperti itu tidak dibenarkan atas nama apapun. "Tidak ada toleransi terhadap hal-hal seperti itu. Apalagi ini di Masjid Nabawi," kata Presiden di Padang, Selasa (5/7). 

Jokowi menyampaikan ungkapan duka citanya pada insiden kemanusiaan yang terjadi di kota suci bagi ummat Islam tersebut.  "Atas nama rakyat Indonesia, saya menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam bagi para korban, keluarga dan kepada pemerintah kerajaan Saudi Arabia," katanya.

Seperti diberitakan, serangan bom meledak di Madinah, dekat dengan Masjid Nabawi. Bom menyebabkan lima orang tewas dan dua luka-luka. Tak lama setelah bom Madinah, Mapolresta Solo, Jawa Tengah juga menjadi sasaran bom bunuh diri.

Presiden Jokowi mengaku hingga kini belum mendapat laporan apakah ada keterkaitan serangan di Arab Saudi dan bom bunuh diri di Solo yang baru saja terjadi. (ROL)

loading...