Habib Syech Assegaf: Jangan Sebarkan Teror dengan Dalih Masuk Surga


SuaraNetizen.com – Kasus bom di Solo baru-baru ini adalah merupakan aksi dari kelompok pendamba surga dan 72 bidadari, namun agama manapun tidak membenarkan menegakkan agama dengan melakukan tindakan yang tidak agamis sama sekali.

Tindakan teror dan kekerasan yang meresahkan masyarakat dan bahkan terkadang berujung hilangnya nyawa, bagaimanapun bentuknya, tidak dapat ditoleransi. Pun bila aksi kejahatan tersebut menggunakan dalih agama sebagai kedok. 

Hal tersebut disampaikan Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Habib Syech bin Abdul Qadir As-Segaf, pada acara silaturahim warga di Gedung Bustanul Asyiqin Solo, Jumat (8/7) malam.

“Jangan menyebarkan kebencian dan ketakutan melalui kekerasan dan teror, dengan alasan ingin masuk surga,” ujar Habib Syech.

Sebaliknya, kata Habib Syech, sebagai penganut agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam, kaum Muslim mestinya senantiasa menebarkan kasih sayang dan kedamaian. 

“Jadilah umat Nabi Muhammad yang menebarkan kasih sayang, kedamaian dan kebaikan di tengah-tengah umat manusia. Sebagaimana Rasul di Hari Raya menyebarkan kegembiraan dan kebahagiaan di kalangan anak yatim, janda dan kaum dhuafa. Mari di mana pun kita berada bisa menyebarkan kebaikan,” kata dia.


Dalam kesempatan itu, Habib Syech selaku pengasuh Majelis Ahbabul Musthofa juga mengajak para jamaah yang berkunjung ke tempatnya, untuk memelihara kecintaan kepada orang shalih.

“Peliharalah kecintaan kepada orang shalih, agar anak cucu tidak terkena pikiran sesat dan husnudhan kepada Allah. Agar kita dikuatkan dan ditolong Allah,” tuturnya.

Selain itu, ia juga berpesan untuk mengenalkan Rasulullah kepada generasi penerus, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai benteng dalam menghadapi pesona dunia yang melalaikan. 

Sumber: Nu.or.id

loading...