Eiffel Terbakar Asap Hitam Membumbung tinggi, Serangan Teroriskah?

SuaraNetizen.com, PARIS - Kepulan asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi di ikon Menara Eiffel di ibu kota Perancis, Paris, kejadian itu tak lama setelah 73 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka setelah truk menabrak kerumunan orang di kota Nice selatan negara itu.

Para pejabat polisi mengatakan sebuah truk yang membawa kembang api untuk Hari Nasional Prancis, yang umumnya dikenal sebagai Bastille Day, terbakar pada Kamis malam di dasar menara Eiffel. Para pejabat setempat menyatakan bahwa insiden tersebut tidak terkait teror.

   Paris


Walikota Nice, Christian Estrosi dan otoritas keamanan telah menyarankan warga setempat untuk tinggal di dalam rumah.

Ada beberapa laporan tengah terjadi tembakan antara pasukan keamanan dengan penghuni truk, tapi belum dikonfirmasi lebih lanjut dari pihak keamanan. Sementara ini, sopir truk dilaporkan tewas dalam drama adu tembak dengan polisi.

Sebuah gambar yang dipublikasikan di Twitter menunjukkan sebuah truk putih berhenti di tengah-tengah kawasan pejalan kaki dengan body depan rusak parah. Empat petugas polisi juga berlindung di balik pohon palem sambil mengarahkan senjata ke truk tersebut.

  

Gambar lain menunjukkan selusin orang tergeletak di jalan setelah terjadinya serangan truk. Video yang diposting di media sosial juga menunjukkan kepanikan para pejalan kaki yang melalui jalan-jalan usai tragedi itu.


“Semua orang berhamburan dan lari menyelamatkan diri. Kami mendengar beberapa tembakan. Kami pikir awalnya suara kembang api,” kata seorang saksi mata kepada jaringan berita televisi BFM.

“Ada kepanikan besar. Kami sedang berlari karena kita tidak ingin bertahan dan kami pergi ke sebuah hotel untuk mendapatkan keselamatan,” tambah saksi itu.

Presiden Prancis Francois Hollande, yang berada di komune tenggara Avignon, telah kembali ke Paris, di mana ia akan bergabung dalam pertemuan krisis yang sedang berlangsung setelah serangan di Nice.

loading...