Liciknya, Bandit ISIS Culik 900 Warga Sipil Untuk Dijadikan Perisai Manusia di Manbij


SuaraNetizen.com, ALEPPO – Kelompok bandit teroris ISIS dilaporkan telah menculik sekitar 900 orang dari kota-kota Kurdi di perbatasan timur laut provinsi Aleppo.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia pada Jumat (24/06) mengatakan korban penculikan berasal dari 15 desa dan kota, dan menambahkan bahwa beberapa dari mereka telah dipindahkan ke kota Kurdi Qabaseen, sebagian lainnya telah dibawa ke kota al-Rai dan Manbij dekat perbatasan Turki, untuk dipekerjakan menggali parit atau digunakan sebagai perisai manusia, Presstv melaporkan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa teroris telah mengeksekusi sebanyak 18 warga sipil yang mencoba melarikan diri dari penyekapan di daerah yang dikuasai ISIS.

Sementara itu, pasukan pemerintah dengan dukungan serangan udara Rusia, telah memasuki daerah-daerah di perbatasan Provinsi Raqqah dan terus maju menuju ibukota Raqqah, yang disebut-sebut sebagai markas besar ISIS.

Potensi merebut kembali Raqqah di Suriah dan Mosul di Irak – yang keduanya dinyatakan sebagai “markas” – akan menandai pukulan besar pada teroris ISIS.

Dalam perkembangan terpisah, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan ada lima juta warga Suriah yang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang tinggal di daerah yang sulit dijangkau.

Pada hari Kamis, Stephen O’Brien, koordinator bantuan darurat badan dunia, mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa angka tersebut menandai peningkatan dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya.

“Peningkatan besar ini didasarkan pada beberapa faktor, terutama masuknya wilayah di bagian Aleppo, Raqqah, dan al-Hasakah kegubernuran sebagai akibat dari rasa tidak aman, serta terkendala akses bagi para pelaku kemanusiaan,” katanya.

(ARA: http://rudaw.net/mobile/english/middleeast/syria/180620161) 

loading...