Teroris Front al Nusra Dalang Pengeboman Kamp Pengungsi di Idlib


SuaraNetizen.com – Pada hari Jumat Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa sifat kerusakan yang disebabkan sebagai akibat dari serangan baru-baru ini terhadap sebuah kamp pengungsi di pedesaan Idleb menunjukkan bahwa kamp itu telah dibom dengan peluncur roket yang biasa digunakan oleh organisasi teroris Jabhat al-Nusra di berbagai daerah.

Dalam konferensi pers, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan bahwa foto yang dipublikasikan di situs media sosial menunjukkan bahwa “tidak ada bekas kawah/lubang dari bom yang dijatuhkan pesawat dan jejak lainnya dari serangan udara.”

“Jika diteliti dari kerusakan yang ditimbulkan yang terlihat dari sejumlah foto dan video, kamp di Idleb bisa saja secara sengaja atau tidak sengaja ditembak oleh peluncur roket, yang sekarang sering digunakan oleh teroris Front al-Nusra di berbagai daerah”, Mayor. Gen . kata Igor Konashenkov.

Dia juga menyatakan bahwa tidak ada penerbangan yang dilakukan oleh pesawat Suriah atau Rusia atau di atas wilayah kamp pengungsian itu.

“Kami dengan hati-hati menganalisis informasi dari daerah kontrol penerbangan di wilayah itu pada tanggal 4 Mei dan 5 Mei 2016. Tidak ada penerbangan Rusia atau pesawat lain atas wilayah tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya pada hari Jumat, Komando Umum Angkatan Darat dan Angkatan Bersenjata Suriah membantah bahwa tudahan yang ditimpahkan “tidak benar” oleh berita yang disiarkan oleh beberapa media bahwa Tentara Suriah menargetkan kamp untuk pengungsi di pedesaan Idleb, dan menambahkan bahwa berita ini benar-benar bohong dan bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari kejahatan yang dilakukan oleh kelompok teroris terhadap rakyat Suriah dan menggunakan mereka sebagai alat untuk kepentingan politik mereka. © Sputniknews 

loading...