Sebelum Tewas dipenggal Cucu, Nenek Intan Sempat Mimpi dikejar Hujan Api


SuaraNetizen.com, PASIRPANGARAIAN - ‎Yusmita (46) tak dapat membayangkan ibunya, Intan, tewas dihabisi orang yang selama ini sudah dianggap sebagai cucu sendiri.

Rismin (20) tega memenggal leher Nenek Intan hingga putus, terpisah dari badan.

"Mengapalah dia begitu tega dengan neneknya. Padahal dia sering tidur dan makan di sini bersama ibu saya. Mengapa dia begitu tega sampai membunuh ibu saya," isak Yusmita, Selasa (3/5/2016).

Tak henti-hentinya warga RT 01/ RW 02 Dusun Bukit Raya, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, itu menangis kepergian ibunya yang tewas dibunuh secara keji.

Sebelum dihabisi secara sadis oleh Rismin, Yusmita sempat makan dan bersenda gurau dengan nenek Intan. Setelah itu Yusmita berangkat ke kebun.

"Sebelum ibu meninggal dia sempat bercerita pada saya, kira-kira Minggu (1/5/2016) lalu. Ibu bercerita ia mimpi terjadi hujan api yang terus mengejarnya. Namun dirinya masih bisa selamat," kenang Yusnita.

Sebelum pembunuhan itu, nenek Intan dan cucu angkatnya itu pernah terlibat cekcok. Rismin diduga telah mencuri gas milik adiknya, Senin (2/5/2016). Nenek Intan sempat menanyakan hal itu tapi Rismin tak mengaku.

Nenek Intan sempat menegur keras Rismin dan memintanya segera mengembalikan tabung gas tersebut. Rismin tetap bersikukuh tidak mencuri tabung gas yang dimaksud Nenek Intan.

Saat keadaan makin panas, Yusnita mencoba meredamnya. Dengan cara memberikan tabung gas itu kepada adiknya. Tapi dilarang oleh Rismin. "Jangan Bik (bibi), biarkan sajalah," kata Rismin. © Tribunnews.com

loading...