Cerita 4 WNI disiksa Abu Sayyaf Sambil Ditontoni Video Pemenggalan Sandera


SuaraNetizen.com - Empat anak buah kapal Henry yang ditawan di Filipina mengaku disiksa oleh kelompok Abu Sayyaf. Salah satu yang menceritakan kronologinya adalah Samsir.

Samsir yang merupakan anak buah kapal, menceritakan kisah menyedihkan saat disandera Abu Sayyaf.

Dilansir dari merdeka.com, Samsir mengatakan: "Pengalaman menyedihkan. Diikat di pohon pakai tali, diikat berempat. Pindah-pindah tempat," kata Samsir memulai ceritanya saat ditemui di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jumat (13/5).

Tak hanya diikat, mereka juga diancam dan dipukuli oleh sang penyandera.

"Kita dikasih lihat video, kalau tidak ditebus nanti digorok, begitu kata mereka pakai bahasa melayu yang patah-patah," lanjut dia.



Samir mengaku, hanya diberi makan kelapa kering.

"Makanan kelapa kering, apa saja yang mereka kasih ya dimakan. Kadang-kadang sisa mereka dikasih ke kita," serunya.

Dia menjelaskan kapal mereka diserang pada pukul setengah 7 malam waktu setempat. Kapal penyandera muncul dari kapal tongkang Christy.

"Mereka menangkap kami berempat dan menodongkan senjata. Satu ditembak karena melawan, yang lima bisa kabur. Boatnya kecil jadi tidak muat, makanya cuma empat yang disuruh ikut," pungkasnya.

loading...