Ahmad Dhani Minta Seluruh Bakal Calon Mundur Jika KPK tak Jadikan Ahok Tersangka


SuaraNetizen.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta tengah menjadi saksi dalam dua kasus dugaan korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Ahmad Dhani mengatakan, seluruh bakal calon Gubernur sebaiknya mundur jika pria yang akrab disapa Ahok itu tak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.

  
Ahmad Dhani saat mengunjungi kawasan Kalijodo. ANT/Yossy Widya. 

Ahok beberapa kali menyambangi KPK untuk memberikan keterangan terkait dua kasus dugaan korupsi yang tengah berkembang di DKI Jakarta, pembelian lahan RS Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta.

"Jika KPK sampai September, tidak jadikan Ahok sebagai tersangka atas kasus Sumber Waras, saya minta kandidat mundur semua. Termasuk saya," kata Dhani di sela-sela diskusi bertajuk 'Fenomena Pilgub DKI 2017' di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2016).

Dhani menilai, Ahok memiliki peluang yang cukup besar untuk memenangkan Pilkada 2017 DKI Jakarta. Dhani pun sadar, Ahok memiliki momentum untuk mempertahankan posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dhani juga menuding ada campur tangan Istana Kepresidenan dibalik status Ahok di KPK. Buktinya, kata Dhani, Ahok tak kunjung ditetapkan sebagai tersangka.

"Kalau enggak didukung istana, sudah pasti tersangka. Tanya ke pakar hukum pidana mana pun. Sudah pasti di belakangnya Jokowi. Mending mundur saja (pencalonan Gubernur DKI Jakarta). Ngapain nabrak tembok," tandas dia.

Seperti diketahui, KPK telah memeriksa sebanyak 50 orang saksi dalam kasus ini. Selain itu, KPK juga akan minta keterangan ahli, keuangan, dan pertanahan.

Diketahui, kasus ini bermula ketika BPK menemukan adanya perbedaan harga nilai jual objek pajak (NJOP) pada lahan di sekitar RS Sumber Waras di Jalan Tomang Utara dengan lahan rumah sakit itu sendiri di Jalan Kyai Tapa. BPK menaksir hal ini merugikan negara sebanyak Rp191 miliar.

BPK sudah memberikan hasil audit investigasi terkait pembelian lahan yang dilakukan Pemprov DKI kepada KPK. Lembaga Antikorupsi pun sudah memeriksa beberapa orang terkait penyelidikan ini, termasuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. © Metrotvnews 

loading...