Warga Cirebon Usir Kelompok Khilafah Pendukung Teroris ISIS

Khilafatul Muslimin dikenal sebagai kelompok radikal yang memperjuangkan terbentuknya sistem Khilafah Islamiyah yang katanya akan menaungi umat Muslim sedunia. Cita-cita kelompok ini sama dengan Hizbut Tahrir.



SuaraNetizen.com ~ Kelompok anti Pancasila kini menuai perlawanan dari rakyat. Puluhan warga Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mendatangai mushala Al-Abbas untuk menolak aktivitas jamaah Khilafatul Muslimin. Tak hanya itu, warga juga meminta jamaah itu untuk pergi dari musala.

Menurut warga, paham yang diterapkan oleh kelompok Khilafatul Muslimin yang para anggotanya berasal dari luar desa itu bertolak belakang dengan ideologi yang diakui warga setempat. “Salah satunya, mereka ingin menginginkan pendirian khilafah dan menolak Pancasila,” ujar Bari, seorang warga, Sabtu (27/2/2016).

Khilafatul Muslimin dikenal sebagai kelompok radikal yang memperjuangkan terbentuknya sistem Khilafah Islamiyah yang katanya akan menaungi umat Muslim sedunia. Cita-cita kelompok ini sama dengan Hizbut Tahrir.

Maka, karena punya cita-cita semacam itu, Khilafatul Muslimin menolak NKRI yang berdasarkan Pancasila. Sama seperti Hizbut Tahrir, mereka menganggap sistem Pancasila semacam NKRI dapat memecah-belah kaum Muslim.

Bahkan, pada 2014 Khilafatul Muslimin menyambut gembira deklarasi Khilafah oleh kelompok teroris ISIS yang berbasis di Suriah. Jadi, kelompok yang berbasis di Bandar Lampung ini berbahaya karena mereka punya keterkaitan dengan ISIS yang sangat kejam dan menggunakan agama untuk melakukan kejahatan.

Untuk itulah tindakan warga Gebang Cirebon ini patut diapresiasi karena berani mengusir kelompok anti NKRI Pancasila di wilayah mereka. Mereka tidak mau gerakan makar semacam Khilafatul Muslimin berkembang di desa mereka. Tindakan warga ini seharusnya menjadi contoh baik bagi aparat Negara, agar tak membiarkan kelompok anti NKRI dan Pancasila bebas bergentayangan di negeri ini.

Source: www.islam-institute.com


loading...