Wanita Radikal Ini Menenteng Kepala Bayi Sambil Teriak, Aku Benci Demokrasi !

Islam tidak mengajarkan kejahatan & pembunuhan sadis, apalagi terhadap seorang bayi. Islam itu kasih sayang, menghargai dan toleransi. Ajaran teroris bukanlah ajaran islam.


SuaraNetizen.com ~ Belum lama ini warga Rusia dihebohkan dengan penangkapan seorang wanita berhijab di kawasan stasiun kereta Oktybrskoye Pole, Moskwa. Pasalnya, wanita tersebut menenteng kepala bayi sambil berkeliaran di jalan.

Tak hanya itu, ia bahkan mengaku sebagai teroris. "Aku membenci demokrasi. Aku teroris," ujar wanita tersebut dilansir Dailymail pada Selasa (1/3). "Aku ingin kalian semua mati."

Pihak kepolisian Rusia menduga jika wanita itu bekerja sebagai pengasuh anak di Moskwa. Ia pun diduga telah membunuh dan memenggal kepala anak asuhnya yang masih berusia sekitar tiga tahun.

Sebagian saksi yang ada di dekat lokasi mengaku sempat mendengar teriakan wanita tersebut yang memanggil nama Tuhan. Tak sedikit saksi yang mengira jika kepala tersebut palsu.

"Dia berdiri di dekat pintu masuk stasiun dan menarik perhatianku karena berteriak nama Tuhan," ujar salah seorang saksi.

"Saya melihatnya menenteng kepala penuh darah, tapi menurutku itu palsu. Namun ternyata orang-orang di kerumunan mengatakan bahwa benda itu kepala sungguhan."

Dari pihak imigrasi Rusia, wanita itu ternyata diketahui berasal dari Uzbekistan dan bekerja di Moskwa tanpa izin.

Awalnya, polisi memeriksa perempuan tersebut untuk mengecek kelengkapan dokumen. Namun ternyata ia malah mengeluarkan kepala bayi yang berlumuran darah.

Sementara itu, pihak penyidik telah memerintahkan agar wanita tersebut menjalani serangkaian tes kejiwaan. Sebagian media juga melaporkan bahwa wanita tersebut sedang berada dibawah pengaruh obat-obatan psikotropika.


loading...