Situs Wahabi Ini Menjuluki Bandit Abu Sayyaf sebagai Mujahidin

Situs wahabi pendukung Abu Sayyaf ~ Kelompok teroris asal Filipina Abu Sayyaf menjadi perbincangan hangat di Indonesia pasca menculik 10 WNI. 


Kelompok ini, saya lebih suka menyebutnya bandit rampok...meminta tebusan sekitar 14 milyar sebagai syarat pembebasan WNI yang di sandera.


Bandit Abu Sayyaf juga telah bersumpah setia mendukung gerakan kelompok khawarij wahabi ISIS. Ya, mereka memang sama sama berpaham ideologi wahabi. Klop dah, sama sama wahabi, sama sama kejam, sama sama mengincar duit dengan alasan jihad. (Jihad dijalan iblis alias jahat)

Situs situs wahabi di Indonesia juga sangat mendukung Abu Sayyaf terbukti dari julukan yang mereka sematkan kepada kelompok bandit itu. Contohnya situs arrahmah com. Voa islam com, panjimas com, kiblat net. Ini situs yang dulu diblokir pemerintah.

Situs situs wahabi itu dengan bangganya menjuluki bandit rampok Abu Sayyaf dengan julukan MUJAHIDIN, wow....sebuah julukan yang amat tinggi. Kalau bukan fans berat nggak bakal ngasih julukan luhur itu.

Titel Mujahidin adalah titel prestisius dalam islam. Pangkat yang di idam-idamkan setiap muslim karena akan diganjar masuk syurga tanpa hisab.
Namun apa jadinya bila titel itu disematkan kepada para penculik, rampok, pembom bunuh diri, pembunuh orang tak bersalah, pengemis tebusan dari para sandera. 

Tentu adalah sebuah penghinaan besar terhadap islam. Bagaimana tidak disebut menghina, lha wong para penculik penculik, pembuat onar itu dijuluki dengan julukan paling istimewa dalam islam.
Misal begini, 

Kamu punya anak, terus anakmu diculik sama orang jenggotan, lalu penculik itu minta tebusan 14 milyar. Kalau kamu tidak mau bayar tebusan itu maka anak kamu akan dipenggal oleh si penculik. Penculik itu melakukan aksi itu dengan alasan jihad berjuang di jalan Allah.

Pertanyaan :
Pantaskah si penculik itu mendapatkan julukan pejuang islam alias mujahidin. 

Lebih pantas mana bila si penculik itu dijuluki perusak islam. 
Kita yang masih waras dan punya hati akan sepakat bahwa para penculik itu bukan pejuang islam, bukan mujahidin. Bahkan setuju mereka adalah penjahat yang harus dibasmi. 

Namun orang yang otaknya sudah cingkrang dan hatinya buta...akan menjuluki para penculik itu sebagai mujahiddin/pejuang islam.
Nabi Muhammad tidak pernah menculik orang lalu meminta tebusan dinar dirham. Terus ilmu siapa yang di ikuti kelompok Abu Sayyaf itu.

Harap hati hati dengan situs situs wahabi yang mendukung kelompok Teroris Abu Sayyaf, Al Qaeda, Taliban, ISIS, Al Nusra, Santoso dan kelompok teror lainnya. Jangan mengambil ilmu islam dari situ, takutnya anda terjangkit virus radikal dan menjadi mudah direkrut sebagai anggota teroris.

Note : Situs situs wahabi itu juga yang paling getol menyuarakan pembubaran densus 88. 

© SuaraNetizen.com
loading...