Ini Alasan Logis Densus 88 Geledah Rumah Sekaligus TK

Densus 88 mendapat kecaman dari beberapa netizen yang menggrebek sebuah TK, sebenarnya bukan sekolah TK ya, hanya rumah Sriyono yang sekaligus dijadikan TK. Jadi maksud densus bukan TK-nya tapi rumah Sriyono. Lagi pula, densus juga nggak tahu kalau rumah sriyono juga dijadikan TK.


SuaraNetizen.com, KLATEN - Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai taman kanak-kanak, Roudatul Athfal Terpadu (RAT) Amanah Ummah didatangi oleh tim Densus 88 Antiteror, Kamis (10/3/2016) siang.

Kedatangan mereka, guna menggeledah isi rumah yang berada di Dusun Brengkungan RT 11/5, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, karena ada kaitannya dengan terduga teroris SY (34) yang ditangkap sehari sebelumnya.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, sekolahan tersebut dipimpin seorang perempuan bernama SR, istri SY.

Sebelum menempati rumah yang bersebelahan dengan masjid itu, TK tersebut sempat berpindah-pindah tempat. Sedangkan, lokasi yang saat ini baru sekitar setengah tahun berdiri.

Menurut Kepala Desa Pogung Joko Widoyo, yang bersangkutan dikenal agak tertutup di kalangan warga. SY sendiri diketahui menganggur, sedangkan yang istrinya bekerja sebagai guru TK.

"Di masjid yang berada disebelah rumah, sering dibuat pengajian. Namun itu juga biasa saja, warga disini juga ada yang ikut," tutur dia.

Dikatakannya, SY seringkali tidak berada di rumah. Dijelaskannya terakhir kali, dirinya pergi, pamit menuju Sulawesi. Meskipun demikian, ia tidak mengetahui hendak menuju kemana yang bersangkutan pergi.

"Setahu saya, ia itu lulusan STM pertanian, tapi sehari-hari dia tidak bekerja, nganggur. Tapi kadang-kadang pergi. Terakhir kali pamit ke Sulawesi. Yang bekerja istrinya, mulang (mengajar). Kalau ia (SY) orang asli dari desa sini, sedangkan istrinya berasal dari Bayat," ungkap Joko.

Dari hasil pernikahannya, diketahui yang bersangkutan memiliki lima anak. Adapun, dirumah tersebut juga dihuni oleh orang tua dari SY. (tribunjogja.com)

loading...