Foto Kapal Viking Diledakkan Pemerintah Di Sindir Oleh Hater, PENCITRAAN

SuaraNetizen.com ~ Kapal besar FV Viking, kapal buronan interpol Norwegia yang sering mencuri ikan diberbagai negara akhirnya diledakkan di Pangandaran, Jawa Barat. Beginilah penampakannya.




Peledakan kapal berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (14/3/2016). Kegiatan ini disaksikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang bertugas juga sebagai Dansatgas 115, Kalakhar Laksadya Ari Sembiring, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, dan koordinator Satgas 115 Mas Achmad Santosa.

Dari foto terlihat kapal tersebut diledakkan dari berbagai sudut. Asap hitam membubung tinggi di bagian dek dan bagian depan kapal. Hingga pukul 12.50 WIB, proses penenggelaman masih berlangsung.

"Pada hari ini kita berada di sini untuk menyaksikan realisasi dari komitmen pemerintah Republik Indonesia, untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Sebagaimana disaksikan oleh kita semua, di hadapan kita terdapat sebuah kapal penangkap ikan bernama FV. Viking yang berukuran 1.322 GT," kata Susi dalam sambutannya.

"Kapal ini merupakan kapal yang tanpa kebangsaan (stateless vessel) yang telah lama melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di berbagai belahan dunia. Oleh Regional Fisheries Management Organization (RFMO) Samudera Antartika Selatan bernama Commission for the Conservation of Antarctic Marine Living Resources (CCAMLR), kapal ini dikategorikan sebagai kapal pelaku illegal fishing," sambungnya.

Kapal tersebut ditenggelamkan setengah badan. Sebagian bodinya akan dijadikan monumen untuk membuktikan komitmen pemerintah membasmi illegal fishing.

Sikap pemerintah yang tegas menghancurkan kapal besar viking si pencuri ikan kelas kakap ini ternyata tak hanya mendapat berbagai pujian dari netizen. Namun ternyata juga mendapat sindiran dari pembenci pemerintah.


@Ridho...Logika Dangkal pembakar kapal
Selain menghabiskan banyak biaya, pembakaran dilaut juga berdampak buruk bagi ekosistem tsb.
Selain itu kapal2 itu juga bisa di fungsikan utk kpntingan masyarakat sekitar (langsung maupun tak langsung), atau paling tidak di jual & biayanya bisa masuk kas negara

Jadi bisa di simpulkan bahwa jika ini bukan utk pencitraan, berarti menterinya yg kurang cerdas

Allahu a'lam



Hahhaahaaa....yang hebat TNI AL bukan menterinya emang kita anak TK ditipu kemetrian pada ribut hal kecil d internal coba di upload.....hadeh hadeh dr solo yg hebat ya PNS.TNI.POLRI tau apa org kemarin sore bullshit tanpa perangkat pemerintah nonsence lah.
Mbok bicara lain aja
Mana janji pengangkatan honorer.ambil alih freeport. Indosat yg ada ribut tuh menteri.gade tuh bank bumn jual tuh bandara halim.bpjs remuk.pssi jalan paksa.ws lah banyak yg gak sesuai saat kampanye ya wajar emang belajaran dipaksa jd ya ini jadinya...@Khayr

ASK....DITENGGELAMKAN GITU APA TIDAK MERUSAK EKOSISTEM LAUT?BUAT GAYA2AN?...@Agha

@Dedi...Bosan berita di ulang2

@willy...~ Kalau bsa tahu, sdh berapa banyak uang yg digunakan Menteri susi utk menyediakan segala macam keperluan dlm mendukung sbh pencitraan? ~

@Ramon... knpa g di lelang aja,,,ke masyarakat ,,selain negara dpt untung, ,,rakyat juga untung,,,,di bakar  ,,,,sama aja bakar duit,,,apanya yg hebat,,,,

@Ahmad...
Saran
Lebih baik kapal asing itu di uangkan /di gunakan manfaatnya jangan diledakan
Meledakab kapal juga butuh biyaya

@Putine... setiap kapal yg diledakan bangkai kapalnya itu dikemanahin,soalnya bisa pencemaran laut dan pencemaran lingkungan laut juga

@Putu...Top Pak Presiden n bu Susi....bantai terus pencuri ikan Indonesia ...salam dari Bali , kelompok nelayan segara Agung ..Sanur Bali ...

@Sasuke... Bagus bu susi...pk jokowi...
Jangn takut dngn negara lain...
Rakyat mndukung d belakangmu...
jangn takut k habisan bom...
Kerugian ikan kta lbih bnyk d bndingkn khilangan bom...
PT pindat msh prodoksi bom...
Orang bodoh aza yg mau kkayaany d curi....cumk plonga plongo kyk kebo...hjar trus bu susi...biar kta d hrgai dn di segani...

BEGINI SALAH BEGITU SALAH, LEDAKIN KAPAL KECIL DI EJEK "ITU MAH PERAHU",,,LEDAKIN KAPAL BESAR " AH...PALING PENCITRAAN". 

loading...