NGERI, Matahari Semakin Mendekat Ke Bumi Tiap Tahunnya, Bumi Akan Dilahap

SuaraNetizen.com ~ Matahari adalah sumber kehidupan di Bumi. Tak hanya menjadi pusat tata surya, Matahari juga menyediakan daya magnet besar yang membuat planet-planet terus mengitarinya dalam orbit.


Namun, tahukah Anda mengenai fakta-fakta penting lainnya mengenai Matahari? Berikut ini fakta menarik tersebut, seperti dilansir Okezone dari berbagai sumber:

Matahari (Sun atau Sol) adalah bintang yang memengaruhi cuaca dan iklim Bumi. Matahari berbentuk bola yang hampir sempurna dengan perbedaan hanya 10 km diameter antara kutub dan khatulistiwa. Jari-jari rata-rata Matahari adalah 695.508 km (109,2 kali dari Bumi) yang 20–25 persen darinya adalah inti.

Menariknya, 1 juta Bumi akan cukup ditelan Matahari. Ini karena permukaan Matahari seluas 11.990 kali lebih luas daripada Bumi. Pada akhirnya nanti, Bumi memang akan terhisap Matahari ketika senyawa hidrogen yang menjadi bahan bakarnya telah habis.

Matahari masih akan terbakar hingga 130 juta tahun lagi, membakar helium hingga akhirnya akan meluas ke Merkurius, Venus, dan Bumi. Dalam tahap itu, Matahari sudah berwarna merah. Kemudian, ukurannya akan menciut hingga seukuran Bumi, hingga mati.

Matahari sendiri kini berada usia paruh baya. Usianya 4,5 miliar tahun dan telah membakar separuh hidrogennya. Akibat warnanya yang masih kuning, Matahari juga disebut “Yellow Dwarf”.

Sementara Matahari mungkin memiliki jarak yang cukup jauh dari Bumi namun cahayanya bisa mencapai permukaan planet berpenghuni ini dalam waktu delapan menit. Di sisi lain, Matahari perlu 225–250 juta tahun untuk mengorbit Galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km per detik.

Hal yang Anda belum ketahui mungkin adalah fakta bahwa jarak Matahari dan Bumi semakin dekat dari tahun ke tahun. Sebab, Bumi mengitari orbit elips Matahari, jarak kedua benda langit itu bisa bervariasi antara 147–152 juta km.

loading...