Terungkap, Umat Muslim Selamatkan Banyak Warga Yahudi dari Hitler

Terungkap, Umat Muslim Selamatkan Banyak Warga Yahudi dari Hitler

WASHINGTON - Sebuah situs mengungkap bahwa warga Muslim menyelamatkan banyak warga Yahudi dari holocaust atau pembantaian massal oleh rezim Nazi yang dipimpin Adolf Hitler selama Perang Dunia II.


Situs bernama iamyourprotector.org itu, memuat kisah warga-warga Muslim yang jadi pahlawan dalam menyelamatkan banyak warga Yahudi.

Pada Hari Holocaust Internasional, kota-kota di Amerika Serikat (AS) dan Eropa akan menjadi tuan acara khusus untuk menghormati para pahlawan Muslim yang mempertaruhkan nyawa mereka sendiri demi menyelamatkan orang-orang Yahudi dalam salah satu genosida terburuk sepanjang sejarah.

Di New York, Washington, Jenewa dan Tirana di Albania akan digelar upacara lintas agama dengan menyuguhkan berbagi kesaksian dari para penyelaamat selama Holocaust terjadi. Penyalaan lilin disiapkan untuk mewarnai acara itu.

Pemimpin agama terkemuka seperti Imam Khalid Latif, Rabbi Jehuda Sarna serta korban Holocaust, Johanna Neumann, yang diselamatkan oleh warga Muslim selama Perang Dunia II, akan mengambil bagian.

Selain itu, di New York akan ditampilkan kesaksian serupa dalam pentas teater oleh Living Theatre. Sedangkan di Tirana, Pangeran Leka Zog II, akan menceritakan kisah kakeknya, Raja Ahmed Zog I dari Albania yang menyelamatkan ribuan orang Yahudi selama Perang Dunia II. Albania adalah satu-satunya negara Eropa yang memiliki orang-orang Yahudi dalam jumlah besar setelah Perang Dunia II berakhir.

Kelompok kampanye internasional, I am Your Protector (IAYP) diluncurkan pada Oktober tahun lalu untuk menghargari mereka mereka yang berdiri melindungi satu sama lain untuk seluruh agama, garis ras dan jenis kelamin. Kelompok ini mempromosikan pesan persatuan.

Kelompok kampanye itu juga telah mengumpulkan lebih dari 14 ribu anggota Facebook sejak peluncuran dan mengumpulkan kesaksian dari para penyelamat di seluruh dunia.

”Bahkan lebih di saat meningkatnya kebencian dan diskriminasi, kami ingin berbagi cerita yang menunjukkan bahwa kita selalu punya pilihan termasuk di saat-saat paling gelap untuk tidak menjadi pengamat atau tinggal diam,” kata Dani Laurence, pemimpin tim dari IAYP kepada Al Arabiya, kemarin (27/1/2016).

”Muslim sering digambarkan di media, wacana publik yang dapat menyebabkan ketakutan dan kebencian. I’am Protector highlights Your Protector Muslim, dan memberikan platform bagi orang untuk membuat poster dari pelindung di website kami,” lanjut dia. Kelompok ini juga berkampanye tentang peran warga non-Muslim dalam membela umat Islam dari kebencian.

”Secara paralel kami ingin menyoroti non-Muslim yang melindungi umat Islam misalnya, dan gereja-gereja yang mengambil sikap dan mengambil tindakan guna melawan kebencian dan Islamophobia,” ujar Laurence. (mas/sindonews)

loading...