Masuk Gafatar, Silvi tadinya Berjilbab kini Lepas Jilbab, Tidak Sholat dan Puasa

Masuk Gafatar, Silvi tadinya Berjilbab kini Lepas Jilbab, Tidak Sholat dan Puasa

SLEMAN - Kepolisian wilayah Istimewa Yogyakarta melakukan gelar perkara terkait ditemukannya dokter Rica, serta tiga orang lainnya dalam perekrutan ke Kalimantan.


Pada program yg berlangsung di depan Loby Polda DIY, juga hadir famili dari korban lainnya yang hilang yg kini   belum ditemukan.

Diantaranya adalah Fikri Hermawan (24) warga Purworejo, yg kehilangan adik perempuannya yang bernama Silvi Nur Fitrianti (20 tahun).

Silvi sendiri selama ini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Negeri Sebelas maret.

Fikri menceritakan adiknya tersebut bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sejak 2014 silam, sampai dikabarkan hilang pafa tanggal 6 Desember tahun lalu.

"dia mengirimkan surat ke rumah , intinya pamit mau pergi ke suatu daerah. Saya yakin dia ikut Gafatar karena diceritakan sahabat-sahabatnya. Dia diajak pacarnya," jelas Fikri.

Sehabis kehilangan adiknya, Fikri mengatakan pernah bertemu dgn pacar adiknya yg bernama Tri Wahyono.

Dialah yang menjemput Silvi pada tanggal 6 Desember kemarin.

"Padahal sehabis adikku  hilang, aku  sempat bertemu dengan pacar adik ku itu, serta sama-sama lapor ke polisi," jelasnya.

"namun beberapa hari kemudian pacarnya pula hilang hingga kini  ," tambahnya.

Fikri menceritakan selesainya bergabung dengan Gafatar, Silvi dinilai berubah.

Yg semula berjilbab, ia menanggalkan hijabnya, tidak melakukan shalat dan  ibadah puasa ramadan.

"aku  sudah hilang kontak. Twitter, facebook, milik adik aku  sudah mati semua. Aku  ke Polda DIY untuk memastikan kelanjutan perkara ini. Saya berharap adik ku  ditemukan," tukasnya.


loading...