ISIS Bakal Deklarasi Khilafah Di Asia Tenggara Tahun Ini (Jangan Mau Ikut)

ISIS Bakal Deklarasi Khilafah Di Asia Tenggara Tahun Ini (Jangan Mau Ikut)

Kalau orang luar lihat kejadian bom diindonesia dia pasti angkat jempol 2 kenapa diasaat ancam bom dan aksi tembak2an rakyat malah menonton kayak film di sinetron ditambah penjual berseliwiran dengan santai menjajahkan makanannya pas pula disyuting wartawan sampai sampai polisi kesal dilepar tu wartawan dengan kerucut pembatas jalan.


Ledakan bom di Sarinah, Jakarta kemarin memang belum bisa dipastikan siapa pelakunya.

Namun media propaganda Aamaaq yang biasa melansir keterangan pers dari militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengatakan ada keterlibatan dari kelompok ekstremis itu.

"Pejuang Daulah Islamiyah menggelar serangan bersenjata pagi ini dengan sasaran warga negara asing serta aparat keamanan yang melindungi orang-orang asing di ibu kota Indonesia," demikian dikutip dari keterangan media ISIS itu, yang dilansir ulang oleh the Independent.

Sejak Desember lalu Polri menerima kabar ancaman ISIS dari intelijen.

Kepolisian RI sebelumnya sekadar menduga serangan ini terkait dengan jaringan ISIS. Ada kemiripan metode para pelaku dengan serangan beruntun di Paris, Prancis, Desember lalu.

"Pelaku meniru teror di Paris... sepertinya mereka berasal dari kelompok ISIS," kata Jubir Polri Jenderal Anton Charliyan.

Indonesia memang disebut-sebut menjadi lahan subur bagi perekrutan ISIS. Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia dan Filipina juga menjadi target ISIS untuk menggiring para militan bergabung ke organisasi mereka.

Dilansir dari merdeka.com, Pengamat terorisme Rohan Gunaratna dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, menyatakan ISIS tahun ini akan mendeklarasikan khilafah di salah satu negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, atau Filipina, seperti dilansir the Diplomat, Kamis (14/1).

Para pengamat sudah memperingatkan ISIS bisa memperkuat pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara dengan membuka "cabang" di salah satu negara.

"ISIS ingin mendeklarasikan sedikitnya satu provinsi di Asia pada 2016," kata Gunaratna. "Markas ISIS ini akan berdampak pada keamanan dan stabilitas di kawasan Asia."

Di Filipina, sejumlah kelompok militan sudah menyatakaan kesetiaan terhadap ISIS dan pemimpin mereka Abu Bakar al-Baghdadi. Filipina juga dikenal sebagai tempat pelatihan bagi teroris, termasuk cabang Al Qaidah di Asia Tenggara: Jamaah Islamiyah.

Kelompok Abu Sayyaf di Basilan dengan pemimpin mereka Isnilon Hapilon sudah mengklaim sebagai pemimpin ISIS di Filipina.

Jika ISIS berhasil membuka cabangnya di Filipina maka kamp-kamp pelatihan akan dibanjiri para militan yang tidak bisa berangkat ke Suriah, seperti dari Malaysia, Australia, bahkan China.

Serangan bom di Sarinah kemarin dinilai mirip seperti Teror di Paris, Prancis pada 13 November lalu. Ledakan yang menewaskan tujuh orang dan melukai 24 lainnya itu bisa menandakan para militan asal Indonesia yang ikut berperang di Suriah sudah kembali dan melancarkan serangan di Tanah Air.

Kekhawatiran ini sudah disampaikan oleh pihak keamanan di Eropa yang menyatakan para militan di Timur Tengah akan melancarkan serangan ketika mereka kembali ke negaranya masing-masing.

"Ancaman para militan yang sudah teradikalisasi di Irak dan Suriah menjadi kekhawatiran pihak keamanan selain para militan yang bertindak sendirian," kata ahli kelompok militan di Asia Tenggara, Kumar Ramakhrisna dari Universitas Teknologi Nanyang Singapura.

Lembaga konsultan keamanan di New York, The Soufan Group mengatakan sekitar 500-700 warga Indonesia berangkat ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS kini sudah kembali.

Menurut Kumar, pemerintah di negara Asia Tenggara harus bekerja sama untuk mencegah terbentuknya cabang ISIS karena jika itu terjadi maka ancaman terorisme di kawasan ini akan meningkat.

"Sudah ada sejumlah kelompok militan di Indonesia dan Filipina yang menyatakan kesetiaan terhadap ISIS dan mereka harus dilumpuhkan," kata dia.

BANYAK NETIZEN YG NANGGAPIN RENCANA ISIS, KEBANYAKAN MALAH NANTANG



Shasya Niniek
ISIS / Teroris ada d negara Islam tapi ISIS/Teroris bkn Muslim krn Islam tdk mengajarkan membunuh org2 pejalan kaki,officeboy dll ,dan merusak sarana umum,klo mau jihad dan masuk surga perangi kejahatan yg ada d dlm diri sendiri bkn membunuh orang lalu bunuh diri justru malah masuk neraka, tuh perangi /jihad pengedar narkoba,pemakai narkoba, koruptor, pemerkosa& berbuat baik kpd diri sendiri lalu kpd keluarga ,baru k luar.ISIS milik Amerika pembiayaan, persenjataan dan pelatihan

Dipa Aditya
Teroris bodoh.... Kalau memang tergerak karena negara palestina, irak, dll... Kok malah meledakkan negara sendiri.... Itu artinya mempalestinakan, mengirakkan, mensuriahkan negara sendiri... Ya sana jadi relawan perang disana. Perang disana, mati disana....

Medira Natasya Desiani
Yang bangga dengan hasil kerja JOKOWI selama menjabat presiden Indonesia berikan LIKEnya ‪#‎SURVEYJOKOWIPRESIDENINDONESIA‬

Ananta Alaska
sy kira kerja BIN dan polisi cukup baik ko. Sy kira sulit jg kalo yg tersk teroris itu org2 kita/anak bgs sendiri. Jd sy tetap salut dg BIN dan polisi. Sdh baik. Yg jelas musuh selalu memanfaatkan momen disaat kita lengah. Polisi sukses krn selama Natal dan thn baru tdk ada teror...proficiat buat polisi dan BIN kita. Mmng lewat kejadian ini kita belajar utk melindungi diri. Maju terus BIN dan polisi kita. Tdk jelek...sukses.

Antonoadi Moesim
WE ARE NOT AFRAID ... ISIS

tapi takut mayoritas moslem yg diam
dan menutupi dengan alasan bikinan amerika atau yahudi...

Putri Sasha
Buat para teroris yg meninggal krn membunuh dirinya sendiri & org lain:
Selamat menikmati 72 bidadari BERBADAN KEKAR dan MENGHUNUS PEDANG di lautan api NERAKA

JAGA KELUARGA ANDA JANGAN SAMPAI TERKENA RACUN DOKTRIN TAKFIRI ISIS. KENALI SIAPA TEMAN TEMAN MEREKA. DAN BERDOALAH AGAR KELUARGA KITA TIDAK TERJERUMUS KE DALAM DOKTRIN IBLIS TAKFIRI.


loading...